Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, didampingi Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi dan perwakilan buruh   (foto: Abdul Kholililulloh)

i

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, didampingi Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi dan perwakilan buruh (foto: Abdul Kholililulloh)

SEKITARKITA.id – Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, merespons cepat kabar memilukan tentang seorang anak berusia 11 tahun yang diduga memakan rumput akibat keterbatasan ekonomi.

Informasi tersebut ia terima saat menghadiri aksi unjuk rasa buruh di depan Kantor Bupati Bandung Barat, Senin (27/4/2026).

Kabar itu disampaikan langsung oleh Koordinator Aksi, Kiki Permana Saputra, yang juga menjabat Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Kiki tidak hanya menyuarakan tuntutan terkait kesejahteraan buruh dan persoalan BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga menyoroti kondisi warga kurang mampu yang memprihatinkan.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, merespons cepat kabar memilukan tentang seorang anak berusia 11 tahun yang diduga memakan rumput akibat keterbatasan ekonomi usai mendengarkan orasi buruh (foto: Abdul Kholililulloh)
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, merespons cepat kabar memilukan tentang seorang anak berusia 11 tahun yang diduga memakan rumput akibat keterbatasan ekonomi usai mendengarkan orasi buruh (foto: Abdul Kholililulloh)

Mendengar hal tersebut, Asep Ismail mengaku tersentuh dan langsung mengambil langkah cepat.

Usai melakukan audiensi dengan DPRD KBB dan perwakilan buruh, ia memastikan akan turun langsung ke lokasi.

“Kami akan langsung meninjau ke Desa Gadobangkong hari ini untuk memastikan kondisi sebenarnya. Terima kasih atas informasinya, ini juga akan saya sampaikan kepada Bupati,” ujar Asep.

Baca Juga:  Jumsih, DLH Bandung Barat ajak OPD Peduli Lingkungan Jangan Mengandalkan Anggaran
Related Posts

Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama yang masuk kategori rentan dan membutuhkan perhatian khusus.

Pemkab Janji Tindak Lanjut Aspirasi Buruh

Selain merespons kasus tersebut, Asep Ismail juga menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti tuntutan buruh terkait kesejahteraan pekerja. Ia memastikan aspirasi tersebut akan diteruskan ke pemerintah pusat melalui DPR RI.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, didampingi Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi dan perwakilan buruh (foto: Abdul Kholililulloh)
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, didampingi Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi dan perwakilan buruh (foto: Abdul Kholililulloh)

“Tentunya kami mendukung aspirasi buruh, karena banyak tuntutan yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya.

Terkait persoalan BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi buruh, Asep menegaskan akan segera melakukan koordinasi dan validasi data bersama pihak terkait.

“Kami akan berkoordinasi dengan BPJS dan Disdukcapil untuk memastikan validasi data berjalan baik, sehingga perlindungan bagi pekerja bisa maksimal,” tutupnya.

Baca Juga:  Tersambar Petir saat Memancing, Pria di Bandung Barat Alami Luka Bakar

Sementara itu, dalam aksi unjuk rasa yang digelar di halaman Gedung DPRD KBB, kisah anak tersebut menjadi sorotan utama.

Kiki Permana Saputra menyebut kondisi tersebut sebagai gambaran nyata kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di Bandung Barat.

Menurutnya, anak tersebut hidup bersama ayahnya yang bekerja sebagai pemulung, setelah ditinggal sang ibu.

Dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas, anak itu disebut kerap memakan rumput di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

“Ini sangat miris. Anak 11 tahun sampai makan rumput. Kami minta pemerintah hadir dan segera mengambil tindakan,” tegas Kiki dalam orasinya.

Ia juga mengungkapkan bahwa anak tersebut memiliki keterbatasan fisik, yakni tuna rungu dan tuna wicara, sehingga membutuhkan penanganan khusus, termasuk akses pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Kami mohon agar anak itu bisa disekolahkan ke SLB. Ini tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius berbagai pihak dan diharapkan segera mendapatkan penanganan konkret dari pemerintah daerah maupun instansi terkait.

Baca Juga:  Rosé BLACKPINK Bikin Fanatik dengan Lagu Tanpa dipungut biaya “Toxic Till The End” – Kpoppie – Loader Data

Berdasarkan informasi, kisah pilu seorang bocah yang sempat menjadi pusat perhatian publik karena terpaksa makan rumput itu akibat keterbatasan ekonomi.

Adalah Muhammad Ridzki, warga Kampung Babakan Cianjur, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah KBB. Meskipun memiliki memiliki keterbatasan fisik, semangat untuk hidup sangatlah tinggi, ia merupakan sosok yang baik, sopan dan penurut dimata keluarga dan kerabatnya.

Belakangan diketahui, Ridzki tinggal bersama ayahnya, Asep Setiawan, serta kakek dan neneknya dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Situasi itulah yang sebelumnya mendorong kisah Ridzki menjadi perhatian publik.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 
Nobar Persib vs Persija di GOR Sangkuriang Cimahi, BOMBER KBB Ajak Bobotoh Ramaikan Semifinal Piala Presiden 2026
Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:41 WIB

KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian

Berita Terbaru