Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEĶITARKITA.id – Kisah pilu seorang bocah yang sempat viral karena terpaksa makan rumput di Kabupaten Bandung Barat kini mulai berbalik arah.

Muhammad Ridzki, warga Kampung Babakan Cianjur, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, perlahan mendapatkan harapan baru setelah mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Salah satu sosok yang tergerak adalah pengusaha muda, Hendrik Irawan. Owner SPPG Bandung Barat itu langsung mendatangi kediaman Ridzki pada Senin (27/4/2026), membawa bantuan berupa sembako, makanan siap saji, hingga uang tunai untuk membantu kebutuhan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Hendrik bukan sekadar memberi bantuan sesaat. Ia juga berkomitmen untuk memperbaiki kondisi rumah Ridzki yang memprihatinkan, terutama bagian plafon yang nyaris roboh dan membahayakan penghuni.

Ridzki diketahui tinggal bersama ayahnya, Asep Setiawan, serta kakek dan neneknya dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Situasi itulah yang sebelumnya mendorong kisah Ridzki menjadi perhatian publik.

Asep Setiawan tak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima bantuan tersebut.

Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku tidak menyangka ada pihak yang benar-benar peduli terhadap kondisi keluarganya.

Baca Juga:  Ratusan Siswa Keracunan MBG, LAKI KBB Desak Evaluasi Total Pengelolaan SPPG

“Terima kasih banyak atas bantuannya. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya lirih.

Tak berhenti di bantuan materi, Hendrik juga membuka peluang baru bagi keluarga tersebut dengan menawarkan pekerjaan kepada Asep di usahanya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar keluarga Ridzki memiliki penghasilan tetap.

Untuk masa depan sang anak, Ridzki direncanakan akan mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak dengan disekolahkan ke Sekolah Luar Biasa (SLB), menyesuaikan dengan kebutuhannya.

Ketua RT setempat, Cecep Mulyana, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan Hendrik.

Ia berharap langkah tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut membantu warga yang membutuhkan.

Kisah Ridzki menjadi gambaran nyata bahwa di tengah kesulitan hidup, kepedulian sosial masih menjadi kekuatan besar yang mampu mengubah masa depan.

Dari kisah yang sempat mengundang keprihatinan, kini tumbuh secercah harapan bagi kehidupan yang lebih baik.



Berita Terkait

Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar
DPRD KBB Bahas Penanganan Penumpukan Sampah di Pasar Cililin, Warga Terdampak Masalah Kesehatan
Panen Raya Jagung Serentak 2026, Polri Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Numpang di Yayasan Bina Siswa Cisarua, Sekolah Rakyat di KBB Terancam Terkatung-katung
Semarak Hari Ibu 2025, DPC PDIP KBB Soroti Kontribusi Perempuan dalam Pembangunan
Lari Hutan Sriharjo 2025 di Yogyakarta Hari Ini
Kabar Terakhir Rani Juliani Pasca Kasus Antasari Azhar, Hilang Misterius, Rumah Rata dengan Tanah
Prediksi Skor dan Susunan Para pemain Nottingham Woodland vs Leeds United di Premier League

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 02:57 WIB

Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WIB

Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:57 WIB

DPRD KBB Bahas Penanganan Penumpukan Sampah di Pasar Cililin, Warga Terdampak Masalah Kesehatan

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:55 WIB

Panen Raya Jagung Serentak 2026, Polri Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:08 WIB

Numpang di Yayasan Bina Siswa Cisarua, Sekolah Rakyat di KBB Terancam Terkatung-katung

Berita Terbaru