[ad_1]
SekitarKita.id – Haid yang tidak teratur kerap terjadi pada perempuan, terutama saat pubertas, ketika siklus menstruasi belum stabil. Siklus standard berkisar antara 21-35 hari, tetapi pada masa pubertas, fluktuasi hormon tak henti-hentinya dikarenakan siklus berubah-ubah. Meski sebagian besar penyebabnya tidak berbahaya, penting untuk mengenali faktor-faktor yang memengaruhi ketidakaturan ini dan secepatnya berkonsultasi andai terjadi dalam jangka panjang.
Salah satu penyebab utama haid tidak teratur adalah ketidakseimbangan hormon yang umum terjadi pada remaja. Selain itu, perubahan berat badan yang drastis juga bisa memengaruhi siklus menstruasi. Penurunan berat badan yang cepat bisa menghambat produksi hormon estrogen, sementara itu obesitas dapat dikarenakan tubuh menghasilkan terlalu dengan jumlah besar estrogen, yang mempengaruhi ovulasi dan siklus haid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Faktor lain seperti olahraga berlebihan dan nutrition tidak seimbang juga berdampak pada menstruasi. Berolahraga secara ekstrem bisa membuat tubuh masuk ke “rescue mode,” mengakhiri fungsi yang dianggap kurang penting, termasuk haid. Nutrition ketat dan kekurangan gizi, atau sebaliknya, obesitas, juga bisa mempengaruhi keseimbangan hormon, dengan begitu dikarenakan ketidakaturan dalam siklus haid.
Stres juga bisa mengganggu siklus menstruasi dengan memengaruhi produksi hormon reproduksi. Untuk alasan itu, penting untuk mengelola stres dengan baik, terutama pada remaja. Andai siklus haid tidak teratur berlangsung lama atau terjadi tanpa alasan yang jelas, secepatnya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Yoona Ladies.
Sumber : VRI TIMES
[ad_2]
Source link








