Petugas gabungan sisir warung remang-remang di Karawang Barat jelang Ramadhan

- Penulis

Sabtu, 9 Maret 2024 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | SekitarKita.id,- Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2024, Polsek Karawang Kota menertibkan sejumlah tempat hiburan malam (THM) cafe dan warung remang-remang diwilayah perbatasan Kelurahan Tanjung Mekar dengan Kelurahan Tanjung Pura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (09/03/2024).

Kapolsek Karawang Kota, Kompol Marsono melalui Babinkantibmas Tanjung Mekar, Bripka Dadan Wahyudi mengatakan, pihaknya melakukan penertiban bersama, TNI, unsur kewilayah RT/RW, Kecamatan dengan memberikan surat edaran sesuai peraturan bupati untuk segera menutup warung remang remang menjelang bulan puasa.

“Kami bersama Babinsa, aparat kelurahan dan kecamatan serta masyarakat sekitar menyasar ketempat yang berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas selama bulan Ramadhan, dengan memberikan surat edaran dan Alhamdulillah sejauh ini tidak ada perlawanan dan berjalan kondusif,” kata Bripka Dadan sat ditemui SekitarKita.id, Sabtu pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, saat melakukan sidak ke 12 titik warung remang remang tersebut, pihaknya mendapati sejumlah warung yang sudah ditinggal oleh pemilik, petugas tidak menemukan adanya aktivitas dilokasi.

Baca Juga:  Geger! Rumah di Batujajar KBB Diduga Jadi “Pabrik” Tembakau Sintetis, Polisi Sita 150 Kg Barbuk 

“Saat petugas cek kelokasi, pintu sudah dalam kondisi terkunci sehingga tidak menemukan pemilik warung,” jelas dia.

Petugas gabungan menyisir warung remang remang di wilayah Karawang Barat menjelang bulan Ramadhan (foto: Andyka Nugroho/SekitarKita.id)
Petugas gabungan menyisir warung remang remang dan menutup di wilayah Karawang Barat menjelang bulan Ramadhan (foto: Andyka Nugroho/SekitarKita.id)

Ia mengakui, selama bertugas diwilayah hukum Polsek Karawang Kota, kata dia, aktivitas tempat hiburan malam tersebut memang sudah berjalan selama kurang lebih 3 tahun, dari ke 13 warung tersebut pemilik warung memang kebanyakan itu warga lokal.

“Pemilik warung memang kebanyakan warga sini, aktivitas warung sudah berjalan kurang lebih 3 tahun, memang awalnya ke warga tidak berizin, sebagian warga pun sempat menolak dan tidak setuju dengan adanya tempat prostitusi tersebut,” ujar Bripka Dadan.

Ia berharap, dengan melakukan himbauan ini, pemilik usaha THM mematuhi aturan diwilayah Kabupaten Karawang, guna terciptanya situasi yang aman dan nyaman bagi warga muslim yang ingin menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

“Semoga diwilayah hukum Polsek Karawang Kota bulan puasa tahun ini berjalan aman dan kondusif, umat muslim nyaman dalam menjalani ibadahnya,” ujarnya.

Sejumlah warung remang-remang di Buah Haseum, Karawang Barat sudah ditinggal pemiliknya (foto: Andyka Nugroho/ SekitarKita.id)
Sejumlah warung remang-remang di Buah Haseum, Karawang Barat sudah ditinggal pemiliknya (foto: Andyka Nugroho/ SekitarKita.id)

Sementara itu, Ketua RW10, Uci mengatakan, warung remang-remang tersebut memang kerap beroperasi di malam hari, sedikitnya menganggu ketentraman dan ketertiban warga sekitar di jam istirahat. Ia mendukung penuh kegiatan penertiban yang dilakukan oleh petugas gabungan.

Baca Juga:  Polsek Cikarang Barat Gelar Patroli Biru di Perumahan Regensi 1

“Arahan dari bupati saat ini menghadapi bulan suci Ramadhan, tempat prostitusi itu harus dihilangkan mudah-mudahan kelanjutan bukan di bulan Ramadhan saja, akan tetapi seterusnya bisa hilang,” kata Uci.

Dengan adanya warung remang remang di wilayah yang kerap dikenal kampung buah Haseun itu beroperasi hampir kurang lebih puluhan tahun, banyak dari warga sekitar yang meminta untuk menutup tempat prostitusi tersebut.

“Warung disini berdiri sejak 23 tahun lalu, dari masyarakat banyak minta tolong ke saya untuk hilangkan (nutup) tempat prostitusi karena saya sebagai RW disini, bukan perkara mudah susah juga karena banyak dari warga sini yang buka usaha warung remang-remang,” ujar dia.

Dari 12 titik warung yang dijadikan tempat prostitusi, kata dia, pihaknya sudah sering melakukan himbauan guna mencegah adanya perselisihan dengan warga. Saat ini kondisinya sudah ditinggalkan oleh pemilik warung.

“Kami setiap tahun suka mengadakan himbauan kepada tempat prostitusi di wilayah buah Haseum, dan tadi juga ternyata kondisinya sudah kosong sudah pada pulang, semoga di bulan Ramadhan tahun ini bisa kondusif,” tandasnya.

Baca Juga:  PWI Pusat Akhiri Konflik Internal, Sepakat Kongres Digelar Agustus 2025



Penulis : Andyka Nugroho

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan khusus

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 18:55 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026

Berita Terbaru