SEKITARKITA.ID- Atlet Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat atas prestasi yang gemilang.
Mereka berhasil mencatatkan prestasi luar biasa pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 yang digelar di Aceh dan Sumatera Utara, pada 9-20 September 2024.
Ketua Umum KONI KBB, Agus Mulya Sutanto mengatakan, selain sukses di PON, atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) asal KBB juga turut menyumbangkan medali pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI/2024 di Solo, dengan raihan 11 medali emas, 11 perak, dan 9 perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini dikatakan Agus usai penyambutan Kontingen PON XXI Aceh-Sumut dan Peparnas XVII Solo di Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Jabar, Jalan Raya Cimareme-Batujajar, Kamis (17/10/2024).
Agus Mulya Sutanto, optimis bahwa pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026, Kabupaten Bandung Barat bisa berada di peringkat lima besar. KONI KBB menargetkan para atlet bisa meraih 90 medali emas.
“Saya punya motivasi besar untuk Pemda dengan dukungan Pj Bupati dan Pak Dewan. Di Porprov nanti, kami optimis bisa meraih posisi lima besar, minta do’anya,” tegas Agus.
Agus juga merasa bangga atas keberhasilan atlet KBB di PON XXI, yang berhasil memberikan hasil terbaik meski anggaran yang dimiliki lebih kecil dibandingkan daerah lain.
“Kami tidak kalah dengan daerah yang anggarannya lebih besar dari kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir, juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi atlet Kabupaten Bandung Barat di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, di PON XXI Aceh-Sumut, atlet KBB berhasil meraih 41 medali emas, 23 medali perak, dan 21 medali perunggu,” ujar Ade, Kamis (17/10/2024).
Ade menambahkan bahwa raihan medali tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan PON XX Papua tahun 2021, di mana KBB hanya memperoleh 18 medali emas, 20 perak, dan 12 perunggu.
“Jauh meningkat dibandingkan PON Papua. Prestasi ini sungguh luar biasa,” tambahnya.
Keberhasilan juga diraih pada ajang Peparnas XVII/2024 Solo, dengan perolehan 11 medali emas, 11 medali perak, dan 9 medali perunggu, yang meningkat signifikan dari capaian di Papua.
Ade menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan prestasi para atlet di Kabupaten Bandung Barat, meskipun ada keterbatasan anggaran.
“Di tengah keterbatasan anggaran ke KONI dan NPCI, teman-teman di sana tetap mampu menunjukkan prestasi yang nyata,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Bandung Barat telah menyiapkan bonus sebesar Rp6 miliar lebih, yang akan diberikan kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih, dan mekanik pada tahun 2025. Selain itu, Pemkab juga berkomitmen untuk mendukung anggaran kegiatan olahraga di masa mendatang.
“Kami sudah sepakat dengan ketua DPRD KBB untuk mendukung anggaran, khususnya pengadaan alat-alat yang sudah usang sejak tahun 2018. Bonus atlet juga akan diberikan pada 2025, insyaallah tidak dicicil,” jelas Ade menandaskan.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








