Debat Perdana Cabup dan Cawabup, Ketua KPU KBB sebut Pendukung Tidak Terkendali

- Penulis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman, (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Ketua KPU Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman, (foto: Abdul Kholilulloh)

SekitarKita.idDebat publik pertama bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat (KBB) periode 2024-2029 sukses digelar di Hotel Novena, Kecamatan Lembang, Selasa (29/10/2024).

Acara yang berlangsung tertib ini menjadi ajang bagi para calon untuk memaparkan visi, misi, serta program unggulan mereka kepada masyarakat.

Ketua KPU Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman, menyatakan bahwa debat berjalan lancar dan mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti jalannya debat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap masyarakat Bandung Barat bisa menyimak seluruh debat yang telah kami laksanakan hari ini. Terkait evaluasi, kami akan membicarakannya secara internal, termasuk aspek teknis untuk perbaikan pada debat kedua,” ujar Ripqi usai acara.

Meski demikian, Ripqi mengakui bahwa para pendukung calon terkadang menunjukkan dukungan berlebih, namun hal tersebut tidak mengganggu jalannya debat karena terjadi di sela-sela waktu iklan dan tidak saat acara on-air.

“Terkait dengan pendukung yang ingin mengekspresikan dukungannya, terkadang memang tidak terkendali. Namun, hal tersebut tidak mengganggu jalannya acara,” tambah Ripqi.

Baca Juga:  MI Nurul Ulum Kabupaten Tegal Menggelar Perpisahan Siswa Siswi dan Pentas Seni

Debat kedua akan kembali digelar pada 16 November 2024, memberi kesempatan para calon untuk kembali beradu gagasan dengan tema yang lebih terfokus.

Sorotan Program dari Para Paslon

Related Posts

Dalam debat tersebut, pasangan calon nomor urut 01, Didik dan Gilang, dengan akronim Dilan, menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan kompeten.

Mereka berfokus pada masalah rotasi mutasi jabatan yang dianggap tidak sesuai dengan meritokrasi dan standar kompetensi.

“Kami ingin mengembalikan fungsi pemerintah daerah dengan benar, terutama dalam meritokrasi dan peningkatan kompetensi SDM,” ujar Didik, calon Bupati dari pasangan Dilan.

Pasangan Berjamaah, Jeje Ismail dan Asep Ismail, juga menyoroti pentingnya pengangkatan ASN yang profesional dan mendukung pelayanan publik.

Baca Juga:  Token Baru Ini Menggemparkan Dunia Kripto: Ini dia Alasannya!

Asep menyampaikan bahwa visi mereka adalah mewujudkan pemerintahan yang kompeten.

“Kami ingin memastikan pengangkatan ASN dilakukan secara profesional untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas Asep Ismail.

Pasangan nomor urut 03, Hengki Kurniawan dan Ade Sudrajat (HADE), berfokus pada program kesejahteraan dan peningkatan kualitas SDM.

Hengki juga mengkritisi jawaban dari calon lain yang dinilai kurang relevan dengan tema debat.

“Soal meritokrasi adalah tentang posisi jabatan yang sesuai dengan kompetensi SDM, tetapi tadi jawabannya tidak sesuai sehingga kami merasa perlu meluruskan,” kata Hengki.

Pasangan nomor urut 04, Edi Rusyandi dan Unjang Asari, atau Edun, menyoroti program berbasis masyarakat, termasuk usulan tunjangan untuk guru ngaji sebesar Rp 500 ribu sebagai bentuk penghargaan.

“Ini merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam membangun karakter masyarakat,” jelas Edi.

Pasangan nomor urut 05, Sundaya dan Asep Ilyas, atau MANDIRI, mengutamakan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Mereka menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bandung Barat.

Baca Juga:  Ratusan Buruh KBB Bergerak ke Gedung Sate, Aksi Nasional Tuntut Kenaikan Upah hingga 10,5 persen 

“Yang terpenting adalah kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat terjamin,” ujar Sundaya.

Debat publik pertama ini diharapkan dapat membantu masyarakat Bandung Barat mengenal lebih dekat program dan komitmen para kandidat sebelum menentukan pilihan mereka pada Pilkada mendatang.

Laporan: Adel Taufik/Adul

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB