[ad_1]
SekitarKita.id – Rasikh Khalil Pasya dan Dhiya Urrahman, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Semarang (UNNES), berbagi pengalaman mereka sebagai Complete Stack Developer magang di PT BIT. Keduanya terlibat dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Batch 12 dengan peminatan Entrance Finish Developer, hasil kerja sama UNNES dan Maxy Academy. Program ini mengombinasikan bootcamp intensif dengan pengalaman langsung di industri, memberikan wawasan praktis di bidang pengembangan internet.
Sepanjang bootcamp di Maxy Academy, mereka mendalami materi Entrance Finish Construction dengan dukungan tim pengajar profesional. Bootcamp ini tidak hanya mengembangkan laborious talent, namun juga cushy talent seperti komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah. Menurut Dhiya, yang pernah mengikuti beberapa bootcamp sebelumnya, Maxy Academy mempunyai pendekatan yang berbeda dengan supervisi harian dan sesi Maxy Talks, yang memberikan inspirasi dan informasi paling kekinian tentang tren teknologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengalaman magang di PT BIT semakin memperdalam pemahaman mereka tentang dunia kerja. Rasikh dan Dhiya terlibat langsung dalam proyek pengembangan website online perusahaan dan dapatkan dukungan penuh dari tim PT BIT. Pengetahuan yang mereka peroleh dari Maxy Academy sangat membantu dalam proses seleksi rekrutmen dan tugas-tugas magang. Mereka merasa lebih siap menghadapi pertanyaan rekrutmen sebab materi di bootcamp telah meliputi dengan jumlah besar aspek penting dalam IT.
Rasikh dan Dhiya mengharapkan semakin dengan jumlah besar mahasiswa yang terinspirasi untuk mengikuti program serupa. Mereka menekankan pentingnya ketekunan dalam mengasah laborious talent dan cushy talent, sebab keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh keahlian teknis, namun juga kemampuan komunikasi dan kerja sama. Maxy Academy, sebagai lembaga pendidikan teknologi, terus memberi dorongan untuk upskilling mahasiswa dan menyediakan jalur magang untuk dapat mempercepatnya karier di bidang teknologi.
Sumber: VRI TIMES
[ad_2]
Source link







