Dalih Protap, Oknum Wartawan Minta-Minta ke Anggota Polres Garut

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (foto: istimewa)

i

Ilustrasi (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id- Dunia jurnalistik kembali tercoreng oleh ulah oknum yang mengaku sebagai wartawan. Seorang pria berinisial RR diduga melakukan pemerasan terhadap anggota kepolisian di Samsat Garut, Jawa Barat dengan dalih “protap bulanan” (Prosedur Tetap).

Mirisnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, RR bukanlah seorang jurnalis profesional dan diduga menggunakan uang hasil pemerasan tersebut untuk membiayai judi online dan konsumsi narkoba jenis sabu.

Modus RR dalam menjalankan aksinya terbilang licik. Ia kerap mengaku sedang dalam kesulitan, mulai dari orang tua sakit, mengalami kecelakaan, hingga kendaraan rusak, guna menggugah empati korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, fakta yang terungkap menyebutkan bahwa dalih-dalih tersebut hanyalah kedok untuk menutupi diduga kecanduan terhadap judi online dan narkotika.

Ilustrasi (foto: istimewa)
Ilustrasi (foto: istimewa)

“Assalamualaikum komandan mohon ijin sidikit bantuannya untuk qouta bulanannya ataupun protap komandan, agar pemberitaan berjalan lancar dan mohon dikirim komandan,” cuit keterangan percakapan RR dengan salah satu anggota Polres Garut dikutip Sekitarkita.id, Jumat (04/07/2025).

Perilaku seperti ini bukan hanya merugikan korban secara finansial, tapi juga sangat merusak citra profesi wartawan.

Baca Juga:  Braxton Keith, Ashley McBryde & Ekstra – Data Pemuat

Banyak insan pers yang telah bekerja keras menjaga integritas dan menaati kode etik jurnalistik. Kasus RR  menjadi tamparan keras bahwa penyalahgunaan profesi demi kepentingan pribadi bisa berdampak luas dan menciptakan krisis kepercayaan terhadap media.

Sampai berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Garut terkait hal itu.

Wartawan Gadungan, Etika yang Diabaikan

Fenomena wartawan gadungan memang bukan hal baru. Namun, ketika tindakan ini menyasar institusi negara seperti kepolisian, dan digunakan untuk mendanai aktivitas ilegal seperti judi dan narkoba, maka hal ini harus dipandang sebagai ancaman serius.

Perlu ada langkah hukum tegas terhadap Richard Rinaldi dan siapapun yang menyalahgunakan profesi wartawan demi keuntungan pribadi.

Selain itu, pengawasan terhadap identitas wartawan dan verifikasi keanggotaan media harus diperketat, guna mencegah munculnya kasus serupa.

Lindungi Profesi Jurnalistik dari Oknum Tak Bertanggung Jawab

Masyarakat diimbau agar tidak segan untuk melaporkan oknum wartawan gadungan yang melakukan pemerasan atau meminta-minta dengan alasan tidak jelas.

Di sisi lain, organisasi pers, Dewan Pers, serta aparat penegak hukum harus berkolaborasi untuk memperkuat edukasi dan literasi publik agar masyarakat mampu mengenali wartawan profesional yang memiliki legalitas dan integritas.

Baca Juga:  Foto Makan Bareng Calon Bupati dan Ketua KPU Karawang Memicu Kontroversi

Langkah preventif seperti pelatihan etik, penegakan disiplin, serta publikasi daftar resmi wartawan menjadi bagian penting dalam menjaga marwah dan kredibilitas dunia jurnalistik. Jangan sampai, karena ulah segelintir oknum, seluruh profesi tercoreng dan kehilangan kepercayaan dari publik.

Penegakan Hukum dan Pemulihan Reputasi

Kini, bola panas ada di tangan aparat penegak hukum. RR harus diproses secara hukum untuk memberi efek jera dan menjadi contoh bahwa profesi wartawan bukan tameng untuk melakukan kejahatan.

Pemulihan citra pers juga perlu dilakukan secara aktif, dengan menyuarakan bahwa wartawan sejati adalah mereka yang berpihak pada kebenaran, etis, dan berintegritas.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Fhatar

Berita Terkait

Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat
Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru
Momen Wabup Asep Ismail Naik Motor di Tengah Aksi Buruh KBB, Soroti Tuntutan Kesejahteraan Pekerja
Wabup Bandung Barat Asep Ismail Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otda 2026, Soroti Kinerja Daerah
Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah
Pemprov Jabar Salurkan Kompensasi Tahap Kedua untuk Warga Terdampak Normalisasi Situ Ciburuy
Desakan Warga Menguat, Satpol PP KBB Usulkan Putus Listrik Tower PT Protelindo Padalarang
Kecelakaan Truk vs Motor di Padalarang Berujung Maut, Polisi Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 07:32 WIB

Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat

Selasa, 28 April 2026 - 02:57 WIB

Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru

Senin, 27 April 2026 - 12:15 WIB

Momen Wabup Asep Ismail Naik Motor di Tengah Aksi Buruh KBB, Soroti Tuntutan Kesejahteraan Pekerja

Senin, 27 April 2026 - 11:44 WIB

Wabup Bandung Barat Asep Ismail Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otda 2026, Soroti Kinerja Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 23:10 WIB

Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah

Berita Terbaru