Divisi Advokasi DPP LBH CHADAS Soroti Maraknya Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Bandung Barat

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lambang DPP LBH CHADAS (foto: istimewa)

i

Lambang DPP LBH CHADAS (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id– Kasus dugaan pelecehan seksual di wilayah Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali menjadi sorotan publik.

Divisi Advokasi dan Jaringan DPP LBH CHADAS, melalui M. Rafli Ferdiansyah, menegaskan bahwa kasus-kasus tersebut sudah tergolong marak dan perlu mendapatkan perhatian serius dari aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah.

Menurut Rafli, tren kasus kekerasan seksual di wilayah Padalarang menunjukkan bahwa masih banyak korban, khususnya perempuan dan anak, yang belum mendapatkan perlindungan maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat dalam beberapa waktu terakhir, kasus dugaan pelecehan seksual semakin sering terjadi. Hal ini tentu mengkhawatirkan dan harus menjadi alarm bagi semua pihak, terutama pemerintah daerah dan aparat kepolisian,” ujarnya, saat ditemui di kantor Sekretariat DPP LBH CHADAS, perum Babakan Loa, Kecamatan Padalarang KBB, Jumat (12/9/2025).

Lambang DPP LBH CHADAS (foto: istimewa)
Lambang DPP LBH CHADAS (foto: istimewa)

Ia menambahkan, LBH CHADAS siap memberikan advokasi hukum kepada para korban dan keluarganya. Pihaknya juga mendorong agar pendampingan psikologis serta perlindungan saksi dan korban bisa segera diberikan melalui instansi terkait.

Baca Juga:  Momen Musda ke-VI, Pj Bupati Bandung Barat Berharap KNPI Melahirkan Pemimpin yang Cerdas 

“Jangan sampai korban malah mendapatkan tekanan sosial atau stigma dari lingkungan. Kami akan terus mengawal kasus-kasus ini, agar ada efek jera bagi pelaku serta tercipta lingkungan yang aman bagi masyarakat,” tegas Rafli.

Selain itu, LBH CHADAS mengajak masyarakat untuk lebih berani melaporkan setiap dugaan tindakan pelecehan seksual yang terjadi di sekitar mereka.

Menurutnya, budaya diam hanya akan memperburuk situasi dan memberi ruang bagi pelaku untuk mengulangi perbuatannya.

“Pencegahan juga penting. Edukasi mengenai kekerasan seksual harus digencarkan sejak dini, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun komunitas masyarakat. Ini adalah tanggung jawab bersama,” jelas Rafli.

Kasus dugaan pelecehan seksual di Padalarang ini menambah daftar panjang problem sosial yang dihadapi Kabupaten Bandung Barat.

LBH CHADAS menegaskan akan terus bersuara lantang untuk memastikan keadilan bagi korban serta mendorong pemerintah daerah segera membuat kebijakan strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus serupa.

Sebelumnya, kasus dugaan pelecehan terjadi menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terhadap tiga anak tirinya.

Baca Juga:  Semifinal Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan, Hengki Kurniawan bagi-bagi cuan

Pelaku merupakan warga Kampung Ciptakarya, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Teranyar, Kasus dugaan pencabulan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Padalarang, Polres Cimahi, pada Jumat (12/9/2025). Peristiwa ini membuat geger warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), khususnya di Kecamatan Padalarang.

Dalam video yang diterima redaksi, seorang pria berusia sekitar 56 tahun sempat diamuk massa sebelum akhirnya diamankan pihak kepolisian.

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Bantuan Hukum Caraka Dhara Satya (DPP LBH CHADAS) membuka layanan pengaduan melalui Hotline Gerakan Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak di nomor +62 852-1000-1454 atau langsung mengunjungi situs website https://lbh-cadhas.com/.

Atau bisa datang langsung ke kantor Sekretariat di Komplek Baloper Jl. Flamboyan Blok C 18, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Aksi Buruh di DPRD KBB: Pengawasan Ketenagakerjaan Dinilai Amburadul
PKB KBB Soroti Pentingnya Kenaikan Dana Bantuan Parpol untuk Hadapi Pemilu 2029
Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana dkk Tersangka Korupsi Penyimpangan MBG
Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029
Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga
Pemerintah Buka Suara soal Pencopotan Kepala BGN: Program MBG Tetap Jadi Prioritas
Sahroni Desak Polri dan Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan Seksual di Pesantren
Soroti Tingginya Pengangguran Lulusan SMK, Lestari Moerdijat Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Kompetitif

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:27 WIB

Aksi Buruh di DPRD KBB: Pengawasan Ketenagakerjaan Dinilai Amburadul

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:45 WIB

PKB KBB Soroti Pentingnya Kenaikan Dana Bantuan Parpol untuk Hadapi Pemilu 2029

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:11 WIB

Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana dkk Tersangka Korupsi Penyimpangan MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:58 WIB

Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:03 WIB

Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga

Berita Terbaru