Janji Anyar Menkeu Purbaya Usai Umumkan Program Stimulus Ekonomi RI

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap sejumlah target khusus dirinya usai pengumuman program stimulus ekonomi RI. (Dok. Kemenkeu)

i

Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap sejumlah target khusus dirinya usai pengumuman program stimulus ekonomi RI. (Dok. Kemenkeu)

SEKITARKITA.id- Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa kembali menyedot perhatian publik setelah resmi membeberkan target-target program stimulus ekonomi terbaru tahun 2025.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan 8 program stimulus ekonomi dengan total anggaran Rp16,23 triliun.

Selain itu, terdapat 4 kebijakan ekonomi yang berlanjut hingga 2026, salah satunya program diskon iuran JKK dan JKM untuk pekerja sektor bukan penerima upah (BPU), termasuk tukang ojek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melansir kemenkeu.go.id, ada pula 5 program penyerapan tenaga kerja, salah satunya revitalisasi tambak di Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap sejumlah target khusus dirinya usai pengumuman program stimulus ekonomi RI. (Dok. Kemenkeu)
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap sejumlah target khusus dirinya usai pengumuman program stimulus ekonomi RI. (Dok. Kemenkeu)

Meski program tersebut membutuhkan anggaran jumbo, Purbaya menegaskan defisit APBN 2025 tidak akan melebar.

Menurutnya, semua kebutuhan sudah dihitung matang agar berdampak pada perekonomian tanpa menambah beban fiskal.

“Sudah dihitung secara matang. Jadi ini hanya optimalisasi penyerapan anggaran, supaya berdampak bagi perekonomian tanpa mengubah defisit terlalu signifikan,” kata Purbaya di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Fakta Janji Anyar Menkeu Purbaya

Purbaya mengungkapkan bantuan pangan menjadi pos terbesar dalam stimulus ekonomi, dengan anggaran mencapai Rp7 triliun. Dana ini diambil dari alokasi anggaran yang diperkirakan tidak terserap maksimal.

Baca Juga:  Dua Atap Rumah Kontrakan di Padalarang Ambruk Diterjang Hujan Deras

“Daripada sisa, tinggal tiga bulan lagi mungkin tidak terpakai, jadi saya pakai ke sana,” tegasnya.

Program stimulus disebut mampu mendorong pertumbuhan PDB dan meningkatkan penerimaan pajak. Dampaknya, defisit bisa tetap netral hingga positif.

Selain itu, Purbaya menyinggung penyaluran kredit Rp200 triliun ke lima bank Himbara untuk memperkuat roda perekonomian nasional.

“PDB tumbuh lebih cepat, tax-nya lebih cepat juga, jadi dampaknya ke defisit cenderung netral to positif,” ujarnya.

Terkait dana jumbo di bank Himbara, Purbaya menilai kondisi kelebihan likuiditas justru bisa menekan perang bunga.

“Paling tidak kalau mereka belum bisa menyalurkan karena punya uang lebih, dia tidak akan perang bunga lagi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa bunga pinjaman dan deposito lebih terkendali, sehingga biaya uang (cost of money) bisa turun. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih berani berbelanja maupun meminjam.

Dengan janji anyar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, pemerintah optimistis program stimulus ekonomi RI 2025 dapat menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:  Breaking News! Puluhan Siswa di Bandung Barat Diduga Keracunan MBG, Korban Bertambah 

“Target besar seperti bantuan pangan Rp7 triliun, percepatan penerimaan pajak, hingga penyaluran kredit bank Himbara diharapkan memberi dampak positif nyata bagi rakyat,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : kemenkeu.go.id

Berita Terkait

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Berita Terbaru