Jokowi: Hormati Jasa Soeharto, Meski Sejumlah besar Penolakan

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Jokowi memberikan tanggapan terhadap berbagai pro dan kontra mengenai pemberian gelar jasa bagi Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional.
  • Ia mengungkapkan, penolakan maupun dukungan merupakan hal yang wajar.
  • Tetapi, ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menghargai kontribusi Soeharto sepanjang masa pemerintahannya.

AdinJava, Solo –Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan keterkaitan pro dan kontra mengenai pemberian gelar jasa bagi Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Related Posts

Sejumlah besar pihak mengungkapkan penolakan terhadap pemberian gelar tersebut. Tetapi, Jokowi menganggap hal semacam ini wajar dalam sistem demokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ya, biasanya dalam negara demokratis ada yang mempunyai ide yang sama juga ada yang tidak. Tapi jelas ada tim para mahir yang juga mempunyai pertimbangan yang semestinya kita semua hargai,ucap Jokowi, ketika diwawancarai di rumahnya Sumber, Solo, Jawa Tengah, dilansir dari TribunSolo, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga:  Desain Not anything Telephone (2a) Plus dikonfirmasi melalui gambar resmi

Ia mengakui bahwa setiap pemimpin negara pasti mempunyai kelemahan. Tetapi, penghargaan terhadap kontribusi yang telah diberikan bagi negara perlu dihargai dengan baik.

“Kita semua perlu menghargai hal tersebut dan kita menyadari bahwa setiap pemimpin pasti mempunyai kelebihan serta kekurangan,” ujarnya.

Menurut Jokowi, Soeharto justru mempunyai kontribusi besar bagi negara. Ia juga menyatakan dukungan agar ditetapkan sebagai pahlawan.

“Setiap pemimpin, baik Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur, tentu mempunyai peran dan kontribusi terhadap bangsa,” ungkapnya.

Terlebih lagi, pemberian gelar jasa ini telah melalui berbagai pertimbangan dari para mahir di bidangnya. Tidak terkecuali penganugerahan gelar pahlawan kepada Soeharto.

“Penghargaan gelar jasa terhadap para pemimpin melalui berbagai prosedur, serta pertimbangan yang dilakukan oleh tim pemberi gelar dan jasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat Indonesia perlu menghargai peran dan kontribusi yang telah dilakukan sepanjang Presiden Soeharto memimpin.

“Saya pikir kita semua sangat menghargai peran dan kontribusi yang telah diberikan oleh Presiden Soeharto bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Respons Jokowi Keterkaitan Roy Suryo Cs Ditetapkan Sebagai Tersangka

Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan respons setelah Polda Metro Jaya secara resmi menetapkan Roy Suryo beserta rekan-rekannya sebagai tersangka dalam kasus ijazah palsu.

Baca Juga:  Samsung tidak akan menaikkan harga Galaxy Tab S10 di AS

Dengan perantara kuasa hukumnya, Rivai Kusumanegara, Jokowi memberikan apresiasi terhadap tindakan aparat yang menetapkan standing tersangka terhadap Roy Suryo dan kawan-kawannya.

Selanjutnya, pengumuman mengenai penunjukan standing tersangka diumumkan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri di Mapolda Metro Jaya pada Jumat (7/11/2025).

Ijazah palsu merupakan dokumen pendidikan yang dibuat secara tidak sah atau tanpa melalui proses pembelajaran yang resmi. Artinya, seseorang menyatakan mempunyai gelar tertentu atau telah lulus dari sebuah institusi pendidikan, walaupun benar-benar tidak pernah mengikuti pendidikan di tempat tersebut.

Pemalsuan ijazah merupakan tindakan pidana yang diatur dalam Pasal 263 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun, sebab menggunakan dokumen palsu untuk dapatkan keuntungan, seperti melamar pekerjaan, jabatan, atau promo pangkat.

Dikutip dari AdinJavadari di Tribun-Medan.com, Jokowi merespons bahwa hal itu berarti akan pulih reputasinya secara hukum dan tidak mengarahkan perhatian pada siapa tersangka dalam kasus tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yaitu Rivai Kusumanegara, pada hari Jumat (7/11/2025).

Baca Juga:  Render pers mini vivo X200, X200 Pro dan X200 Pro muncul on-line

Rivai mengungkapkan bahwa kliennya, Jokowo, mengapresiasi tindakan penyidik Polda Metro Jaya yang cepat dalam mengungkap hasil penyelidikan keterkaitan dugaan ijazah palsu miliknya, pada Jumat (7/11/2025).

Rivai menyampaikan Jokowi merespons dengan menyerahkan sepenuhnya kepada prosedur hukum.

“Pengenaan tersangka merupakan bagian dari proses penyelidikan, dan beliau telah menyerahkan kepada prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Rivai, laporan polisi yang diajukan Jokowi bertujuan untuk memverifikasi keaslian ijazahnya secara hukum serta memperbaiki reputasinya.

“Maka, mengenai siapa tersangkanya, bukan menjadi perhatiannya,” tutur Rivai.

Rivai menyatakan bahwa proses hukum yang telah berlangsung sepanjang tujuh bulan masih berada dalam batas wajar sesuai dengan mekanisme Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Setelah penyelidikan meningkat ke tahapan penyidikan, tugas penyidik adalah memutuskan tersangka dan mengumpulkan alat bukti. Untuk alasan itu, penentuan tersangka ini merupakan bagian dari proses penyidikan, dan masa 7 bulan ini masih dalam batas wajar,” tutur Rivai.

Berita selanjutnya Munculnya Identifikasi yang Diduga Mengedit Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Foto Tampak Miring



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru