KBB | SEKITARKITA.id – Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mewakili Bupati Bandung Barat resmi membuka Pesta Siaga bertajuk “Dunia Siaga” Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bandung Barat Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Kamis (27/8/2026).
Dalam kegiatan itu, Asep Ismail hadir didampingi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bandung Barat, Ludi Awaludin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengapresiasi seluruh jajaran Gerakan Pramuka yang telah menyelenggarakan Pesta Siaga sebagai wadah pembinaan anak sejak usia dini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Pak Bupati, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya karena kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ujar Asep.
Menurut Asep, Pesta Siaga tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai kepramukaan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan hanya seremonial saja. Harapannya ada kegiatan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, misalnya melalui kegiatan bakti sosial,” katanya.
Ia menegaskan, Pemkab Bandung Barat akan terus mendorong sinergi dengan Gerakan Pramuka dalam berbagai kegiatan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda.
Asep menilai keberadaan Pramuka Siaga memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Terlebih, peserta Pesta Siaga merupakan siswa sekolah dasar (SD) yang berada pada fase usia emas.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan dapat memberikan pengalaman positif sekaligus melatih karakter, kepribadian, kemandirian, kedisiplinan dan kemampuan anak dalam bersosialisasi.
“Pramuka itu keren, hebat dan luar biasa. Apalagi ini Pramuka Siaga yang notabene anak didik tingkat SD, yang sedang berada di masa usia emas. Tentunya kegiatan seperti ini sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian mereka,” ungkapnya.
Asep berharap pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti Pesta Siaga dapat menjadi bekal untuk meningkatkan pendidikan serta prestasi mereka di masa mendatang.
Ia juga menyebut anak-anak yang mengikuti Pesta Siaga merupakan calon penerus Kabupaten Bandung Barat. Karena itu, pembinaan karakter sejak dini dinilai sebagai investasi penting untuk menyiapkan generasi pemimpin.
“Anak-anak ini adalah kader Kabupaten Bandung Barat. Tiga puluh sampai empat puluh tahun ke depan, mereka yang akan menjadi pemimpin dan menggantikan kita yang ada hari ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Asep menegaskan Pemkab Bandung Barat memberikan dukungan terhadap keberadaan Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Pemerintah dalam hal Pramuka tentu sangat mendukung. Kami menganggap Pramuka sebagai mitra yang sangat strategis untuk hal-hal yang positif,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bandung Barat, Ludi Awaludin mengatakan, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam pembinaan generasi muda.
Menurutnya, Pramuka telah bertahan selama puluhan tahun dan terus menjadi wadah pendidikan nonformal yang membangun karakter, keterampilan serta kepedulian sosial anak.
Melalui Pesta Siaga “Dunia Siaga” 2026, ia berharap semangat kepramukaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berkembang menjadi gerakan yang melahirkan generasi berkarakter dan berprestasi.
“Melalui Pesta Siaga ‘Dunia Siaga’ 2026, Pemkab Bandung Barat berharap semangat kepramukaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang menjadi gerakan yang membentuk generasi berkarakter, berprestasi dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.
Sebagai informasi, Pesta Siaga merupakan pertemuan besar bagi anggota Gerakan Pramuka golongan Siaga yang berusia sekitar 7 hingga 10 tahun atau umumnya duduk di kelas 1 sampai 4 sekolah dasar.
Kegiatan Pesta Siaga dikemas secara riang gembira, rekreatif dan edukatif. Konsepnya mengedepankan prinsip learning by doing dan learning by fun, sehingga proses pembelajaran dilakukan melalui pengalaman langsung dengan suasana menyenangkan.
Peserta Pramuka Siaga tergabung dalam kelompok kecil yang disebut barung.
Adapun tujuan Pesta Siaga di antaranya melatih kemandirian, kedisiplinan, keberanian, kerja sama tim, kreativitas serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka.
“Dengan pembinaan yang dilakukan sejak usia dini, Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi salah satu wadah strategis dalam menyiapkan generasi muda Bandung Barat yang berkarakter, mandiri, berprestasi dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun masyarakat,” tandas Ludi.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







