Dispernakan KBB Dorong MBG Serap Produk Lokal, Pengawasan Pangan Segar Diperketat

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dispernakan KBB Dorong MBG Serap Produk Lokal, Pengawasan Pangan Segar Diperketat

SEKITARKITA.id – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendorong peningkatan penggunaan produk lokal sebagai bahan utama menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kualitas gizi tetap terjaga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti, mengatakan bahwa hasil perikanan dan peternakan Bandung Barat seperti ikan, daging ayam, dan telur terbukti memenuhi standar kualitas dan sangat layak digunakan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin bahan MBG lebih banyak berasal dari produsen lokal. Kita punya ikan, ayam, telur, dan lainnya yang kualitasnya baik. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat juga ikut tumbuh,” ujar Wiwin.

Kepala Dispernakan KBB, drh. Wiwin Aprianti (foto: Instagram @dispernakan_kbb)
Kepala Dispernakan KBB, drh. Wiwin Aprianti (foto: Instagram @dispernakan_kbb)

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga tengah menyiapkan perekrutan relawan pengawas bahan pangan segar untuk memastikan seluruh bahan makanan yang masuk ke SPPG aman dikonsumsi.

Para relawan nantinya bertugas memeriksa berbagai komoditas, terutama sayuran, agar bebas dari residu pestisida dan senyawa berbahaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian KBB, Lukmanul Hakim, menegaskan pelibatan masyarakat menjadi langkah penting untuk meningkatkan ketelitian dalam pengawasan pangan.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Karang Taruna Jayamekar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Korban Longsor Cisarua

“Kita berdayakan masyarakat. Akan ada pendamping yang membantu mengecek keamanan bahan, misalnya memastikan kadar pestisida masih dalam batas aman,” katanya.

Para relawan akan dibekali pelatihan mengenai metode pengujian bahan pangan segar sebelum diterjunkan ke dapur-dapur SPPG. Program ini ditargetkan dapat berjalan mulai tahun depan.

Selain penambahan relawan, Pemkab Bandung Barat juga berencana memperkuat fasilitas pengujian dengan menyediakan alat rapid test guna mendeteksi formalin, sianida, boraks, nitrit, dan residu pestisida dalam bahan pangan.

“Mudah-mudahan anggarannya memungkinkan supaya alat rapid test bisa kita tambah,” ujar Lukmanul.

Upaya ini dilakukan karena Bandung Barat sebelumnya pernah menghadapi kasus keracunan massal yang cukup tinggi di sejumlah kecamatan seperti Cipongkor, Cihampelas, Cisarua, Padalarang, Lembang, hingga Ngamprah.

Lebih dari 2.000 warga saat itu dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

Selain aspek keamanan, Pemkab Bandung Barat juga terus mengimbau seluruh dapur SPPG agar mengutamakan penggunaan komoditas pertanian lokal.

Mulai dari beras hingga berbagai jenis sayuran, kualitas produksi pertanian KBB dinilai sangat baik dan mampu memenuhi kebutuhan MBG.

Baca Juga:  Lagi, diduga peredaran obat Tramadol di Cikarang Barat dipasang oknum preman 

“Kami rutin mengimbau agar SPPG menyerap produksi petani lokal. Kualitasnya sangat baik dan layak untuk mendukung kebutuhan MBG,” tegas Lukmanul.

Dengan serangkaian langkah tersebut, Pemkab Bandung Barat berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih aman, berkualitas, dan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi petani dan pelaku usaha lokal.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan
Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha
BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026
Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat
Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Siskamling
KADIN KBB Dukung Program PKW dan PKK 2026 HIPKI, Cetak SDM Unggul dan Wirausaha Baru
Bupati Jeje Apresiasi HIPKI Bandung Barat, Program PKW dan PKK 2026 Jadi Terobosan Peningkatan SDM
Bupati Jeje Maknai Hari Buruh dengan Kegiatan Edukatif dan Positif Bahaya Narkoba bagi Buruh

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:25 WIB

BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 20:58 WIB

Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WIB

KADIN KBB Dukung Program PKW dan PKK 2026 HIPKI, Cetak SDM Unggul dan Wirausaha Baru

Berita Terbaru

Proses penyembelihan dilaksanakan langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Cikamuning, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (27/5/2026). foto: Abdul Kholilulloh

Tak Berkategori

Jeje Ritchie Kurban Sapi Jumbo 1 Ton di RPH Dispernakan Bandung Barat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:28 WIB

Ilustrasi pengamen cosplay pocong (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB