Lagi, diduga peredaran obat Tramadol di Cikarang Barat dipasang oknum preman 

- Penulis

Sunday, 26 November 2023 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,-Warga kembali dibuat resah dengan maraknya dugaan penjualan obat-obatan terlarang jenis G (Tramadol dan Heximer) di Jl. Raya Gardu, Sawah, Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Menjamurnya penjualan obat terlarang dikalangan masyarakat membuat para oknum bebas menjajakan barang haramnya secara bebas, hal ini yang memicu amarah warga sekitar karena akan berdampak buruk bagi remaja penerus bangsa.

Diketahui, jajaran Satnarkoba Polres Metro Bekasi Oktober 2023 bulan lalu, berhasil meringkus dua tersangka pengedar narkoba diwilayahnya berikut barang bukti turut disita. Keberhasilan Polres Metro Bekasi dalam mengungkap kasus pengedaran gelap obat terlarang patut diacungi jempol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, para oknum penjual obat terlarang jenis G di Kabupaten Bekasi kian hari semakin meresahkan. Perlu adanya kolaborasi penthahelix baik unsur TNI-Polri pemerintah tokoh masyarakat dan agama dilibatkan dalam memberantas penyakit masyarakat ini.

Diduga penjual obat terlarang jenis G Tramadol dijual bebas di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi (foto: istimewa)
Diduga penjual obat terlarang jenis G Tramadol dijual bebas di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi (foto: istimewa)

Seperti pantauan tim pewarta SekitarKita.id Minggu 26 November 2023, untuk mengelabuhi petugas dan warga sekitar, modus mereka menjual obat terlarang dengan berkedok toko kecantikan dan counter handphone.

Ironisnya, penjualan obat terlarang itu menyasar kepada pembeli dari kalangan pelajar putra-putri dan remaja tanggung. Perlu adanya pengawasan serius dari Aparat Penegak Hukum (APH).

Protes tersebut dilontarkan Irfan warga sekitar, pihaknya geram lantaran wilayahnya dijadikan penjualan obat Tramadol, tak khayal mereka juga memasang oknum preman untuk menjaga situasi dilokasi.

Related Posts

Pihaknya berharap para penegak hukum secepatnya mengambil tindakan sebelum adanya jatuh korban.

Baca Juga:  Junjung Trofi Kemenangan, Plt Bupati Hengky Apresiasi Bibit Pembalap Wanita
Terlihat seorang penjaga diduga penjual obat terlarang jenis G Tramadol di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi (foto: istimewa)
Terlihat seorang penjaga diduga penjual obat terlarang jenis G Tramadol di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi (foto: istimewa)

“Kami geram, ada lagi ajah diduga menjual bebaskan obat terlarang, pertama petugas keamanan lebih di perketat lagi, supaya tidak ada korban dikemudian hari,” kata Irfan saat ditemui dilokasi, Minggu siang.

Ia menjelaskan, pihaknya berharap kepada aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan tindakan sidak ke sejumlah toko obat Khususnya diwilayah Cibuntu umumnya Kabupaten Bekasi.

“Harapan kami sebagai warga sekitar untuk dilakukan sidak toko obat se Kecamatan Cibitung, agar memberikan rasa aman terhadap masyarakat, kami percaya kepada pihak kepolisian ketika keluhan masyarakat pasti langsung di tindak lanjuti,” jelasnya.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Dinas Kesehatan dan jajaran kepolisian setempat harus segera bertindak tegas untuk berantas penjual obat tersebut tanpa resep dokter.

“Karena obat tersebut, jika dikonsumsi, akan mengakibatkan gangguan saraf otak manusia, terutama bagi kalangaan generasi muda,” tutupnya.

Perlu diketahui peredaran obat-obatan golongan (G) tanpa ijin edar dan ijin resep dokter, dan telah diatur dalam UU Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) UU nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar.***(Acil)

Berita Terkait

Pesan menohok Pj Bupati Ade Zakir di momen HUT KBB ke-17
Ambisius, dugaan peredaran obat Tramadol di Kabupaten Bekasi kian marak
Hari ke 2 Iduladha, Kemenag Karawang sebelih 7 ekor sapi dan 8 kambing
Viral, saat hendak disembelih, domba di Cianjur manjat genting
Momen Iduladha, Pemdes Mulyasari Karawang sembelih 13 sapi dan 31 ekor kambing
Panitia Masjid Al-Badjuri Kesuben Tegal berbagi berkah lewat daging kurban
Rayakan Idul Adha 2024, warga Kesuben Tegal sembelih sapi limousin
Miris, cerita pilu Enar warga Rengasdengklok Karawang, rumah nyaris roboh
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 19 June 2024 - 11:52 WIB

Pesan menohok Pj Bupati Ade Zakir di momen HUT KBB ke-17

Wednesday, 19 June 2024 - 01:40 WIB

Ambisius, dugaan peredaran obat Tramadol di Kabupaten Bekasi kian marak

Tuesday, 18 June 2024 - 19:39 WIB

Hari ke 2 Iduladha, Kemenag Karawang sebelih 7 ekor sapi dan 8 kambing

Tuesday, 18 June 2024 - 06:34 WIB

Viral, saat hendak disembelih, domba di Cianjur manjat genting

Monday, 17 June 2024 - 22:46 WIB

Momen Iduladha, Pemdes Mulyasari Karawang sembelih 13 sapi dan 31 ekor kambing

Monday, 17 June 2024 - 21:46 WIB

Panitia Masjid Al-Badjuri Kesuben Tegal berbagi berkah lewat daging kurban

Monday, 17 June 2024 - 21:13 WIB

Rayakan Idul Adha 2024, warga Kesuben Tegal sembelih sapi limousin

Monday, 17 June 2024 - 20:43 WIB

Miris, cerita pilu Enar warga Rengasdengklok Karawang, rumah nyaris roboh

Berita Terbaru

Bandung Barat

Pesan menohok Pj Bupati Ade Zakir di momen HUT KBB ke-17

Wednesday, 19 Jun 2024 - 11:52 WIB