[ad_1]
Oleh Anthony Boadle
BRASILIA (Reuters) – Pejabat pariwisata Brasil berharap dapat mengubah citra negara tersebut sebagai surga bagi pengunjung pantai yang berpakaian minim dengan menjadi tuan rumah pembicaraan iklim PBB tahun depan di kota hutan hujan Amazon (NASDAQ:) Belem yang akan fokus pada kelestarian lingkungan dan mengakhiri penggundulan hutan untuk memperlambat pemanasan international.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
KTT ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Brazil sebagai tujuan ekowisata dan meningkatkan kunjungan ke hutan hujan Amazon dan bioma lainnya yang menawarkan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, kata Menteri Pariwisata Celso Sabino.
Hanya 9% pengunjung Brasil saat ini yang merupakan ekowisata, sementara hampir dua dari setiap tiga wisatawan datang untuk berjemur dan pantai, katanya dalam sebuah wawancara pada Selasa malam.
“Pariwisata sangat penting bagi kelestarian dan pelestarian hutan, membawa pembangunan ekonomi yang diperlukan bagi penduduk setempat,” katanya.
Menarik lebih banyak wisatawan lingkungan hidup dan petualangan adalah bagian dari rencana pemerintah untuk meningkatkan pariwisata secara keseluruhan di Brasil, yang tergolong rendah dibandingkan negara lain. Pariwisata menyumbang kurang dari 8% PDB Brasil, dibandingkan dengan lebih dari 20% di Spanyol, Portugal atau Republik Dominika, katanya.
Sabino sedang berupaya memperluas penerbangan ke Brasil dan akan menghadiri pameran Seatrade Cruise International di Miami minggu depan untuk membahas peningkatan jumlah kunjungan kapal pesiar ke pelabuhan Brasil.
Semua langkah untuk meningkatkan pariwisata asing dan domestik disambut baik oleh perusahaan swasta yang mengeluhkan jumlah wisatawan yang masih stagnan dan berada di bawah tingkat sebelum pandemi.
“Brasil mempunyai panggilan alami untuk ekowisata mengingat keanekaragaman hayatinya yang unik. Ada potensi besar yang bisa dimanfaatkan,” kata Marina Figueiredo, presiden eksekutif Braztoa, asosiasi operator tur Brasil.
Wisatawan di seluruh dunia mencari pengalaman baru dengan alam dan satwa liar, kata Figueiredo kepada Reuters.
“COP30 tahun depan akan lebih dari sekedar konferensi. Ini adalah acara yang sangat strategis yang akan menampilkan Brazil sebagai negara yang melindungi lingkungan dan melestarikan alam,” ujarnya.
[ad_2]
2024-04-04 08:33:34
www.making an investment.com








