Kasus Lansia Dievakuasi Ekskavator, Gubernur KDM: Ada Wilayah KBB Terisolasi Puluhan Tahun

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (foto: Instagram @dedimulyadi71/ istimewa)

i

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (foto: Instagram @dedimulyadi71/ istimewa)

SEKITARKITA.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat bicara terkait video viral seorang lansia sakit yang dievakuasi menggunakan alat berat ekskavator di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa tersebut menuai keprihatinan publik dan menjadi sorotan luas warganet.

Orang nomor satu di Jawa Barat yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) menyebut peristiwa tersebut sebagai kejadian yang memilukan sekaligus menggambarkan kondisi wilayah yang telah lama terisolasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lansia yang terekam dalam video viral itu diketahui bernama Abah Dalang atau Anung Asmarawijaya (80), warga Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Saat kejadian, Abah Dalang tengah menderita sakit lambung dan hendak dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Viral lansia sakit Abah Dalang atau Anung Asmarawijaya (80), warga Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat di evakuasi dengan eskavator (foto: tangkapan layar video viral)
Viral lansia sakit Abah Dalang atau Anung Asmarawijaya (80), warga Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat di evakuasi dengan eskavator (foto: tangkapan layar video viral)

Dalam video tersebut, Abah Dalang terlihat duduk di dalam bucket ekskavator sambil dipeluk anak perempuannya. Penggunaan alat berat dilakukan lantaran tidak adanya akses jalan yang bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat menuju rumahnya.

“Peristiwa ini sangat memilukan dan mengharukan. Seorang lansia dan anak perempuannya terpaksa ditempatkan di pengeruk ekskavator untuk diangkut karena menderita sakit,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya yang diunggah melalui akun Instagram resmi @dedimulyadi71, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga:  Miris! Lubang Menganga di Jembatan Perbatasan Ngamprah - Padalarang, Warga KBB Terancam Terisolir

KDM menjelaskan bahwa daerah tersebut merupakan wilayah yang terisolasi selama puluhan tahun, karena untuk mencapai lokasi harus menyeberangi Waduk Saguling dan tidak memiliki akses darat yang memadai.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Bandung Barat di bawah kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail sedang membangun dua hal penting, yakni jembatan apung agar bisa dilintasi, serta akses jalan menuju kampung Abah Dalang,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (foto: Instagram @dedimulyadi71/ istimewa)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (foto: Instagram @dedimulyadi71/ istimewa)

Menurut KDM, pembangunan jalan dan jembatan tersebut baru dimulai pada tahun 2025. Saat kejadian, akses kendaraan sama sekali belum tersedia sehingga ekskavator yang sedang bekerja di lokasi menjadi satu-satunya sarana yang memungkinkan.

“Abah saat itu sakit maag dan akan dibawa ke bidan atau puskesmas terdekat. Alhamdulillah, saat ini Abah sudah sembuh kembali,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan disebabkan oleh jalan rusak maupun bencana alam, melainkan akibat kondisi kampung yang telah lama terisolasi dan baru mendapatkan pembangunan infrastruktur tahun ini.

Di sisi lain, pasca viralnya video tersebut, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang menimbulkan keprihatinan publik.

Baca Juga:  Setahun buron, 2 dari 6 pelaku pembunuhan diringkus Polsek Tambun Bekasi 

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Kami mengakui bahwa penanganan awal dari tingkat desa dan kecamatan belum berjalan cepat,” ujar Jeje dalam pernyataannya melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (16/12/2025).

Jeje menjelaskan bahwa rumah Abah Dalang berada di pinggir Waduk Saguling, tepat di lokasi pembangunan jembatan apung, sehingga akses jalan belum dapat dilalui kendaraan.

“Ekskavator digunakan karena alat berat tersebut sedang berada di lokasi pekerjaan dan menjadi sarana yang memungkinkan saat itu,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan ekskavator bukan karena kondisi jalan rusak, melainkan akibat pembangunan akses jalan yang masih berlangsung.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Sumber Instagram @dedimulyadi71

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran
Dinkes KBB Belum Pastikan Dugaan Keracunan MBG, Sampel Makanan Tak Tersedia

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Minggu, 13 September 2026 - 21:57 WIB

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Berita Terbaru

Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026) malam. Foto: istimewa

Bandung Barat

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:57 WIB