Sekolah Jadi Posko Bencana, Ratusan Murid Pasirlangu KBB Terpaksa KBM Daring Sementara

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Pasirlangu (foto; ilustrasi / instagram @sdn1pasirlangu)

i

Kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Pasirlangu (foto; ilustrasi / instagram @sdn1pasirlangu)

SEKITARKITA.id – Ratusan murid di tiga sekolah di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpaksa harus menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring sementara, setelah gedung sekolah mereka digunakan sebagai posko pengungsian dan dapur umum akibat bencana longsor.

Tiga sekolah yang terdampak tersebut yakni SD Pasirlangu, SD Karya Bakti, dan SD Cinta Bakti. Ketiganya kini berperan lebih dari sekadar tempat belajar, melainkan menjadi titik penyelamatan bagi masyarakat yang terdampak bencana longsor Pasirlangu.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Dendih, menjelaskan bahwa penggunaan sekolah sebagai fasilitas penanggulangan bencana disesuaikan dengan kebutuhan darurat di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada yang jadi posko untuk korban, ada juga yang digunakan sebagai dapur umum. Semua disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” kata Asep saat meninjau lokasi, Selasa, 27 Januari 2026.

situasi terkini di pengungsian aula kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
situasi terkini di pengungsian aula kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Meski kegiatan belajar mengajar harus dialihkan ke daring sementara, Asep menegaskan bahwa proses pendidikan tidak boleh terhenti. Para guru tetap aktif mendampingi siswa yang belajar dari rumah agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi meskipun berada dalam situasi darurat.

Baca Juga:  PT Pupuk Indonesia Gelar Bimtek Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Bandung Barat

“Masa pelaksanaan daring akan disesuaikan dengan kondisi. Setelah tempat tidak lagi dipergunakan untuk keperluan penanggulangan bencana, anak-anak bisa kembali belajar di sekolah,” jelasnya.

Selain menjaga kelangsungan pendidikan, kata Asep, pihakna juga memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan psikologis para siswa yang terdampak bencana.

Ia menegaskan, program trauma healing akan dilaksanakan secara kolaboratif antara Kementerian Pendidikan dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3AKB) KBB.

“Anak-anak yang terdampak perlu dukungan khusus, sehingga mereka bisa kembali bangkit dan fokus pada pendidikan,” ungkap Asep.

Secara rinci, Asep menyebutkan jumlah peserta didik yang saat ini melaksanakan KBM secara daring. SDN Pasirlangu 1 tercatat memiliki 190 siswa atau 6 rombongan belajar (rombel). Sementara SDN Cintabakti memiliki 80 siswa atau 6 rombel, dan SDN Karyabakti sebanyak 140 siswa dengan 6 rombel.

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban bencana longsor, termasuk dua siswa SD Karyabakti yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

“Kami turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya terhadap semua korban. Termasuk dua orang anak-anak kami yang merupakan siswi SD Karyabakti,” ujarnya.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan, Sabilulungan untuk Negeri Bagikan 2,5 Ton Beras kepada Warga Bandung Barat

Ia menambahkan, bantuan dan santunan bagi para korban telah disalurkan oleh berbagai pihak.

“Alhamdulillah, selain dari Disdik KBB, Direktorat Sekolah Dasar Kemedikdasmen dan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) telah memberikan santunan kepada para korban,” tutup Asep.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah
DPC Partai Demokrat KBB Gelar Gerakan Indonesia Asri, Langit Biru Sambut HUT ke-25

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin

Berita Terbaru