SEKITARKITA.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Bimtek Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) pupuk subsidi ini bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait prosedur pendistribusian pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
SM (Senior Manager) Regional 2A PT Pupuk Indonesia, Antonius Yudi Kristyanto mengatakan, PT Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, melalui Bimtek ini, perusahaan berharap terjalin pemahaman yang selaras antara pemerintah pusat, daerah, hingga petani di lapangan.
“Proses pendistribusian pupuk bersubsidi harus berjalan tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan riil petani,” ujar Antonius saat ditemui sekitarkita.id usai acara bimtek di HBS Cimareme.
Pada kesempatan itu, disampaikan pula data penyaluran pupuk bersubsidi hingga 13 Oktober 2025. Secara nasional, realisasi mencapai 5,89 juta ton atau 62% dari alokasi 9,55 juta ton.
“Di Jawa Barat, penyaluran tercatat 673 ribu ton atau 61%, sementara Kabupaten Bandung Barat baru mencapai 13,9 ribu ton atau 46%,” ujarnya.
Dikatakan Antonius, rendahnya realisasi di tingkat daerah menjadi tantangan bersama. PT Pupuk Indonesia mendorong implementasi program Penebusan Bersama sebagai solusi strategis untuk mempercepat distribusi pupuk melalui kelompok tani. Perusahaan meminta dukungan semua pihak agar mekanisme ini berjalan efektif.
Dikatakan dia, PT Pupuk Indonesia mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat koordinasi dan kolaborasi demi keberlanjutan program pupuk bersubsidi di Indonesia.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, terutama kepada Komisi IV DPR RI atas prakarsa dan dukungannya,” tutupnya.
Acara berlangsung dengan antusias dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada petani demi ketahanan pangan nasional.
Acara dihadiri langsung Anggota Komisi IV DPR RI Dr. H. Dadang M. Naser, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (diwakili Ketua Tim Pupuk dan Pestisida).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim, Perwakilan Forkompicam Ngamprah, serta para petani peserta Bimtek.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan







