PT Pupuk Indonesia Gelar Bimtek Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Bandung Barat

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh

i

PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Bimtek Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) pupuk subsidi ini bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait prosedur pendistribusian pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

SM (Senior Manager) Regional 2A PT Pupuk Indonesia, Antonius Yudi Kristyanto mengatakan, PT Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, melalui Bimtek ini, perusahaan berharap terjalin pemahaman yang selaras antara pemerintah pusat, daerah, hingga petani di lapangan.

“Proses pendistribusian pupuk bersubsidi harus berjalan tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan riil petani,” ujar Antonius saat ditemui sekitarkita.id usai acara bimtek di HBS Cimareme.

PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh
PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh

Pada kesempatan itu, disampaikan pula data penyaluran pupuk bersubsidi hingga 13 Oktober 2025. Secara nasional, realisasi mencapai 5,89 juta ton atau 62% dari alokasi 9,55 juta ton.

Baca Juga:  Waspada jalan berkelok, Polres Cimahi kerahkan ribuan personel kawal arus mudik 2024

“Di Jawa Barat, penyaluran tercatat 673 ribu ton atau 61%, sementara Kabupaten Bandung Barat baru mencapai 13,9 ribu ton atau 46%,” ujarnya.

Related Posts

Dikatakan Antonius, rendahnya realisasi di tingkat daerah menjadi tantangan bersama. PT Pupuk Indonesia mendorong implementasi program Penebusan Bersama sebagai solusi strategis untuk mempercepat distribusi pupuk melalui kelompok tani. Perusahaan meminta dukungan semua pihak agar mekanisme ini berjalan efektif.

Dikatakan dia, PT Pupuk Indonesia mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat koordinasi dan kolaborasi demi keberlanjutan program pupuk bersubsidi di Indonesia.

SM (Senior Manager) Regional 2A PT Pupuk Indonesia, Antonius Yudi Kristyanto (foto: Abdul Kholilulloh)
SM (Senior Manager) Regional 2A PT Pupuk Indonesia, Antonius Yudi Kristyanto (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, terutama kepada Komisi IV DPR RI atas prakarsa dan dukungannya,” tutupnya.

Acara berlangsung dengan antusias dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada petani demi ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:  Gegara Bongkar Dugaan Korupsi di PUPR KBB, Markas LAKI Diteror Bangkai Anjing

Acara dihadiri langsung Anggota Komisi IV DPR RI Dr. H. Dadang M. Naser, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (diwakili Ketua Tim Pupuk dan Pestisida).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim, Perwakilan Forkompicam Ngamprah, serta para petani peserta Bimtek.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat
Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB
Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029
Larangan Parkir Liar di Cimahi, Ojol Dukung Penertiban tapi Minta Pemkot Siapkan Ruang Tunggu
Injury Time Musda V Golkar KBB, Edi Rusyandi Jadi Calon Tunggal, Peluang Aklamasi Kian Terbuka
Jelang Musda V Golkar Bandung Barat, Edi Rusyandi Klaim Didukung 16 PK, Peluang Aklamasi Menguat
Pengunjung Asal Tegal Kepincut Bakso Mas Sabar Soreang, Kuliner Legendaris Sejak 1983 dengan Suasana Sawah Asri
Hati Ibu Mana Tak Hancur, Rika Dikirimi Video Anaknya Bersimbah Darah di Bandung Barat 

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Larangan Parkir Liar di Cimahi, Ojol Dukung Penertiban tapi Minta Pemkot Siapkan Ruang Tunggu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Injury Time Musda V Golkar KBB, Edi Rusyandi Jadi Calon Tunggal, Peluang Aklamasi Kian Terbuka

Berita Terbaru