Pengelolaan Gedung Lama DPRD KBB Resmi Dialihkan ke BKAD, Awal Penataan Aset Daerah

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung lama DPRD Kabupaten Bandung Barat berlokasi di Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang kini resmi beralih ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Foto: Abdul Kholilulloh

i

Gedung lama DPRD Kabupaten Bandung Barat berlokasi di Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang kini resmi beralih ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Pengelolaan gedung lama DPRD Kabupaten Bandung Barat kini resmi beralih ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Langkah ini menjadi sinyal kuat dimulainya penataan ulang aset daerah yang selama ini menjadi sorotan publik.

Selama beberapa waktu terakhir, kondisi gedung yang terbengkalai dan tidak terawat memicu perhatian masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, dengan pengalihan resmi, pemerintah daerah membuka peluang baru untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset tersebut.

Sekretaris DPRD KBB, Ricky Riyadi, memastikan bahwa seluruh proses administrasi telah rampung, termasuk penandatanganan berita acara serah terima.

“Belum seminggu, gedung lama DPRD itu sudah diserahkan. Saya sudah tanda tangan berita acara penyerahan asetnya,” ujarnya saat ditemui di kantor DPRD KBB, Kamis, 9 April 2026.

Dengan demikian, DPRD tidak lagi memiliki kewenangan atas gedung yang dulu menjadi pusat aktivitas legislatif di Padalarang. Seluruh pengelolaan kini sepenuhnya berada di bawah kendali BKAD.

Gedung lama DPRD Kabupaten Bandung Barat berlokasi di Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang kini resmi beralih ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Foto: Abdul Kholilulloh
Gedung lama DPRD Kabupaten Bandung Barat berlokasi di Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang kini resmi beralih ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Foto: Abdul Kholilulloh

“Sekarang sepenuhnya menjadi tanggung jawab BKAD, termasuk pemanfaatannya ke depan,” tambahnya.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Garda Pemuda NasDem KBB Gelar Bukber Bareng Insan Pers

Pengalihan ini tidak sekadar administratif, tetapi menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mengoptimalkan barang milik daerah.

Harapannya, gedung lama DPRD dapat kembali difungsikan sesuai kebutuhan, sehingga tidak lagi menjadi aset mangkrak.

Langkah ini dinilai krusial mengingat sebelumnya gedung tersebut menjadi simbol kurangnya pengelolaan aset, terutama setelah DPRD resmi menempati gedung baru.

Sebelum dialihkan, kondisi gedung lama DPRD KBB terbilang memprihatinkan. Bangunan tampak kumuh, minim perawatan, serta dipenuhi sampah di berbagai sudut.

Mulai dari lorong hingga halaman depan, sampah terlihat berserakan. Dinding bangunan pun tampak kusam dan tidak terurus, mencerminkan lemahnya pengawasan selama masa transisi.

Tak hanya itu, keberadaan tiga mobil mewah yang terparkir di area gedung sempat menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Penjelasan DPRD Terkait Kendaraan

Menanggapi hal tersebut, Analis Kebijakan DPRD KBB, Ela Rahmalia, memberikan klarifikasi bahwa kendaraan tersebut merupakan titipan warga.

Menurutnya, penggunaan area parkir oleh masyarakat sudah berlangsung sejak lama, bahkan ketika DPRD masih beroperasi di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Training Legislasi Nasional Unpas Bandung, Kang Ace: Demokrasi, kedaulatan di tangan rakyat

“Kadang warga memang meminta izin untuk parkir, biasanya karena keperluan mendesak atau acara tertentu,” jelasnya.

Ia menegaskan, izin tersebut bersifat sementara dan bukan untuk penggunaan jangka panjang.

Kini, setelah pengelolaan beralih ke BKAD, harapan publik pun meningkat. Pemerintah daerah didorong untuk segera merumuskan langkah konkret terkait pemanfaatan gedung tersebut.

Terlebih, DPRD KBB telah menempati gedung baru dengan anggaran mencapai Rp149 miliar. Tanpa perencanaan yang jelas, gedung lama berpotensi terus terbengkalai dan kehilangan nilai strategisnya.

Optimalisasi aset menjadi kunci utama. Dengan pengelolaan yang tepat, gedung lama DPRD KBB bukan hanya bisa difungsikan kembali, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kinerja pemerintah daerah ke depan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB
CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 
Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix
Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:47 WIB

CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix

Berita Terbaru