KBB | SEKITARKITA.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tidak sekadar menjadi ajang hiburan bagi masyarakat.
Di balik kemeriahan malam puncak perayaan, Wakil Ketua DPRD KBB, Hj. Pipih Supriati, S.E., memanfaatkan momentum tersebut untuk mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di RW 04 Desa Padalarang, Sabtu (5/9/2026), dihadiri ribuan warga. Suasana berlangsung meriah dan penuh keakraban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pipih Supriati yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra KBB hadir bersama Kepala Desa Padalarang, Karom, serta masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi hingga malam hari.
Bagi Pipih, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Terlebih, Desa Padalarang memiliki kedekatan khusus dengannya karena merupakan tempat kelahirannya.
Dalam kesempatan tersebut, Pipih mengajak masyarakat untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Ia menilai, aspirasi yang datang langsung dari masyarakat dapat menjadi bahan untuk mendorong pembangunan, khususnya di tingkat desa.
“Pesan saya kepada masyarakat, ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat, baik berkontribusi dalam kegiatan sosial maupun kegiatan kemasyarakatan, maupun aspirasi buat masyarakat,” ujar Pipih diatas panggung seraya disambut tepuk tangan penonton, Sabtu malam.
Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya keterlibatan masyarakat. Karena itu, komunikasi antara warga dan wakil rakyat perlu terus dibangun.
Pipih pun menegaskan komitmennya untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat Desa Padalarang.
“Desa Padalarang ini tentunya desanya Ibu, kelahiran Ibu di sini. Kami akan prioritaskan terutama untuk pembangunan,” katanya.
Ia memastikan aspirasi masyarakat yang disampaikan akan menjadi bagian dari perhatian dan perjuangannya melalui kapasitas sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat.
Sementara itu, Kepala Desa Padalarang Karom mengatakan peringatan HUT RI ke-81 seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Menurutnya, masyarakat harus mampu mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan sesama.
“Kemerdekaan ini bukan hadiah dari Jepang maupun Belanda, tetapi berkat perjuangan dan doa kita semua yang membela kemerdekaan,” ujar Karom.
Karom menilai usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan.
“Sekarang itu bukan memperingati lagi sebetulnya, harusnya adalah mengisi kemerdekaan,” katanya.
Ia menekankan dua hal penting yang dapat dilakukan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan, yakni kepedulian terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Yang pertama peduli terhadap lingkungan. Yang kedua peduli terhadap masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Karom juga mengapresiasi dukungan Pipih Supriati terhadap masyarakat Desa Padalarang.
Ia menegaskan bahwa berbagai bentuk bantuan dan dukungan yang diberikan diharapkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Bantuan ini untuk Desa Padalarang, untuk kita semua. Bukan untuk kepala desa, tapi untuk warga masyarakat,” ungkap Karom.
Karom berharap perhatian terhadap kebutuhan warga dapat terus berlanjut, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan.
Sejumlah kebutuhan masyarakat yang menjadi perhatian antara lain pembangunan jalan lingkungan, jalan desa hingga fasilitas sumur bor untuk menunjang kebutuhan warga.
“Mudah-mudahan untuk tahun 2027 Ibu punya janji lagi kepada masyarakat untuk membantu warga, baik untuk jalan lingkungan, jalan desa maupun untuk kesejahteraan seperti tadi sumur bor dan sebagainya,” ujarnya.
Selain menyampaikan pesan dan menyerap aspirasi masyarakat, Pipih Supriati juga ikut memeriahkan malam puncak HUT RI ke-81.
Ia naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama warga. Sejumlah lagu populer, termasuk lagu-lagu milik Elvy Sukaesih, dibawakannya.
Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Suasana perayaan pun semakin meriah ketika warga ikut menikmati hiburan yang disuguhkan.
Kehadiran Pipih di tengah masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa momentum perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat, pemerintah desa dan warga.
Malam puncak HUT RI ke-81 di RW 04 Desa Padalarang akhirnya tidak hanya meninggalkan kesan sebagai perayaan kemerdekaan.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, menyampaikan aspirasi dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Pesan yang muncul dari kegiatan tersebut cukup jelas, semangat kemerdekaan tidak cukup dirayakan, tetapi harus diisi dengan kontribusi dan kepedulian nyata.
Bagi masyarakat Desa Padalarang, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat.
Sementara bagi Pipih Supriati, perayaan HUT RI ke-81 menjadi pengingat bahwa tugas sebagai wakil rakyat bukan hanya berada di ruang sidang DPRD, tetapi juga hadir dan mendengarkan suara masyarakat secara langsung.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







