Pemkab Bandung Barat Apresiasi Bantuan Handtraktor dari Pemerintah Pusat Melalui Dadang Naser

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan mesin dan alat pertanian dari pemerintah pusat melalui aspirasi Anggota DPRRI Dadang M. Naser diwilayah Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bantuan mesin dan alat pertanian dari pemerintah pusat melalui aspirasi Anggota DPRRI Dadang M. Naser diwilayah Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat memberikan apresiasi atas terealisasinya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan pemerintah pusat melalui Anggota DPR/MPR RI Komisi IV, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.IP., M.I.Pol.

Bantuan alsintan tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional untuk mendukung swasembada pangan, yang disalurkan kepada kelompok tani di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat, termasuk di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, pada Senin, 19 Mei 2025.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, KBB, Moch Lukmanul Hakim mengungkapkan bahwa pihaknya turut mendampingi proses distribusi alsintan tersebut bersama Dadang M. Naser.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, hari ini kami mendampingi Pak Dadang M. Naser dalam mendistribusikan alat dan mesin pertanian. Proses berjalan lancar, dan kami berharap seluruh bantuan ini dapat dimanfaatkan serta dirawat dengan baik oleh para petani,” ujar Lukmanul Hakim.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim saat memberikan sambutan pada acara pendistribusian alat dan mesin pertanian dari aspirasi anggota DPR RI, Dadang M. Naser di Batujajar (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim saat memberikan sambutan pada acara pendistribusian alat dan mesin pertanian dari aspirasi anggota DPR RI, Dadang M. Naser di Batujajar (foto: Abdul Kholilulloh)

Adapun bantuan yang disalurkan, kata dia meliputi, 6 unit handtraktor roda dua, 3 unit rice transplanter (alat tanam padi), 31 unit pompa air, 144 unit hand sprayer (alat semprot), 3 unit rice transplanter (alat tanam padi). Penyaluran diberikan kepada 17 kelompok penerima dari 16 Kecamatan se Bandung Barat.

Baca Juga:  9 Orang Terduga Pelaku Tawuran Berhasil Dibekuk Polres Metro Bekasi, Berikut Barbuk

Lukman memaparkan, adapun alat mesin pertanian yang belum tersedia yang kini dibutuhkan oleh pemerintah setempat yakni mesin mini combine harvester (alat panen padi otomatis).

Lukmanul menjelaskan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para petani di Bandung Barat, terutama dalam mempercepat proses tanam dan panen, serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah yang sebagian besar terdiri dari sawah tadah hujan.

“Luas lahan sawah di Kabupaten Bandung Barat berdasarkan data terakhir dari BPN mencapai 18.351 hektar. Sebagian besar adalah sawah tadah hujan yang memerlukan dukungan alat pertanian dan pompa air, apalagi saat musim kemarau,” jelasnya.

Dengan dukungan alat pertanian modern ini, kata dia, diharapkan indeks pertanaman dapat meningkat, setidaknya dari satu kali menjadi dua kali dalam satu tahun. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada peningkatan produksi padi dan beras di Kabupaten Bandung Barat.

Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.IP., M.I.Pol., Anggota DPR/MPR RI Komisi IV mendistribusikan alat berat kepada kelompok tani di Batujajar KBB, (foto: Abdul Kholilulloh)
Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.IP., M.I.Pol., Anggota DPR/MPR RI Komisi IV mendistribusikan alat berat kepada kelompok tani di Batujajar KBB, (foto: Abdul Kholilulloh)

Pemkab Bandung Barat menyambut baik kolaborasi antara pemerintah pusat dan legislatif dalam mendorong pembangunan sektor pertanian.

“Dengan bantuan alsintan yang tepat guna, Pemkab Bandung Barat optimistis target swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan,” tandasnya.

Baca Juga:  Kourtney Kardashian, Travis Barker Memasang Foto Liburan Permen Bersama Lingkaran Kerabat – Data Loader

Diketahui, dalam rangka mendukung program strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.IP., M.I.Pol., Anggota DPR/MPR RI Komisi IV Fraksi Partai Golkar Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat), terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan sektor pertanian di daerah.

Sebagai salah satu tokoh pembangunan di Kabupaten Bandung, Dr. Dadang M. Naser memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian sebagai kekuatan ekonomi masyarakat. Pada Tahun Anggaran 2024–2025, beliau turut serta dalam pendistribusian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di berbagai wilayah, termasuk di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin 19 Mei 2025.

Dr. H. Dadang M. Naser mengatakan, dalam kegiatan pendistribusian ini, bantuan yang diserahkan berupa mesin traktor dan mesin pompa air, yang ditujukan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat Desa Pangauban.

Ia menyebut, bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja petani, memperluas areal tanam, serta mengurangi ketergantungan pada peralatan manual yang memakan waktu dan tenaga.

Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.IP., M.I.Pol., Anggota DPR/MPR RI Komisi IV mendistribusikan alat berat kepada kelompok tani di Batujajar KBB, (foto: Abdul Kholilulloh)
Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.IP., M.I.Pol., Anggota DPR/MPR RI Komisi IV mendistribusikan alat berat kepada kelompok tani di Batujajar KBB, (foto: Abdul Kholilulloh)

“Hari ini saya berada di Bandung Barat bersama Pak Kadis Pertanian dan Pangan, unsur muspika Kecamatan Batujajar, serta para kelompok tani. Kami hadir untuk menyerahkan bantuan alsintan yang sebelumnya telah diverifikasi berdasarkan usulan dan permohonan sesuai luas lahan. Bantuan ini adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap petani lokal,” ujar Dr. H. Dadang M. Naser, pada Senin 19 Mei 2025 saat ditemui Sekitarkita.id dilokasi.

Baca Juga:  Pemda Bandung Barat dan Serikat Pekerja Sinergi Bantu Korban PHK  

Beliau juga menyoroti pentingnya alat panen kecil dan praktis yang cocok digunakan di wilayah dengan kontur lahan berundak seperti di Bandung Barat. Alat pertanian tersebut diyakini dapat membantu petani dalam mempercepat masa panen dan mengurangi kerugian hasil produksi.

Tidak hanya berhenti pada pendistribusian alat, Dr. Dadang juga menekankan pentingnya penggunaan produk dalam negeri dan pengembangan agroforestry sebagai solusi dalam membangun ketahanan pangan dan memperkecil angka impor.

“Sudah lebih dari 11 tahun kami uji coba dan kembangkan teknologi pertanian berbasis hasil dalam negeri. Untuk wilayah Bandung Barat sendiri, telah disiapkan benih unggul untuk tanaman buah-buahan dan tanaman kehutanan di luar kawasan hutan. Ini adalah bagian dari strategi nasional memperkuat ekonomi desa melalui sektor pertanian yang tangguh dan berkelanjutan,” tandasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren
Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual
Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 
Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir
Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo
Aksi Demo Bandung Berujung Ricuh, Truk Polisi Jadi Sasaran Lemparan Massa
Greenpeace Kibarkan Baliho di Bundaran HI, Soroti Krisis Iklim hingga Kinerja Pemerintah
Persib Vs Persik Berakhir 1-0, Sundulan Julio Cesar Antar Maung Bandung Amankan Tiga Poin

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo

Berita Terbaru