KBB | SEKITARKITA.id – Warga Kampung Cikawati RT 03/RW 03, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam gudang warung sembako, Sabtu (12/9/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial MDS (25), pemuda asal Garut yang bekerja sebagai karyawan di Toko Rukun Mulya. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tergantung di area gudang warung sembako tersebut.
Peristiwa penemuan mayat ini dibenarkan Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Betul kami terima laporannya. Personel dari Polsek Padalarang bersama Tim Inafis Polres Cimahi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan olah TKP,” ujar Gofur saat dikonfirmasi.
Gofur menjelaskan, jasad korban pertama kali diketahui oleh rekan kerjanya berinisial MF (19) sekitar pukul 09.30 WIB.
Ia menyebut, saat hendak membuka toko, saksi merasa curiga karena pintu rolling door gudang dalam kondisi tertutup rapat. Padahal, menurut keterangan saksi, pintu tersebut biasanya tidak pernah ditutup.
“Saksi merasa curiga karena pintu rolling door gudang dalam keadaan tertutup rapat, padahal biasanya tidak pernah ditutup,” jelas Gofur.
Dikatakan dia, kecurigaan saksi semakin kuat setelah mencoba melihat ke dalam gudang melalui lubang bekas kunci pada pintu rolling door.
Dari lubang tersebut, jelas Gofur, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“Saat diintip melalui lubang tersebut, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung. Saksi kemudian berteriak dan meminta bantuan warga sekitar,” tutur Gofur.
Warga bersama aparatur kewilayahan kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian tersebut sebelum melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, lanjut Gofur, korban diketahui masih sempat berkumpul dan minum kopi bersama saksi serta rekan-rekan kerjanya hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Sekitar pukul 03.00 WIB, rekan-rekan korban mulai beristirahat dan tidur. Sementara itu, korban berpamitan untuk masuk ke kamar yang berada di bagian belakang.
“Berdasarkan keterangan saksi diketahui, sekitar pukul 03.00 WIB, rekan-rekan korban mulai beristirahat dan tidur. Sementara korban berpamitan masuk ke kamar bagian belakang,” kata Gofur.
Beberapa jam kemudian, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di area gudang.
Tim Inafis Polres Cimahi kemudian melakukan olah TKP untuk mengetahui kondisi korban dan mengumpulkan barang bukti.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan tali tambang plastik berwarna kuning yang terikat pada palang gerendel rolling door.
“Hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis menunjukkan terdapat bekas jeratan di leher korban. Selain itu, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik lain pada tubuh korban,” ungkap Gofur.
Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
Selain itu, telepon genggam milik korban turut diperiksa guna membantu mengungkap latar belakang dan kemungkinan motif di balik peristiwa tersebut.
Dari pemeriksaan terhadap telepon genggam korban, polisi menemukan adanya riwayat akses ke sejumlah situs judi online (judol).
Polisi juga menemukan riwayat percakapan yang menunjukkan korban beberapa kali meminta transfer uang kepada temannya untuk keperluan deposit judi online.
“Berdasarkan hasil pengecekan pada HP korban, ditemukan riwayat akses ke sejumlah situs judi online (judol). Selain itu terdapat riwayat percakapan yang menunjukkan korban kerap meminta transfer uang ke temannya untuk deposit judol,” tandas Gofur.
Meski demikian, temuan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman polisi dan belum secara otomatis menetapkan judi online sebagai penyebab korban meninggal dunia.
Pihak keluarga korban yang diwakili kakak kandungnya diketahui menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah serta takdir.
Polisi masih mendalami seluruh informasi dan barang bukti yang ditemukan untuk memastikan rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







