KBB | SEKITARKITA.id – Angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan sekitarnya pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 15.12 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi bersamaan dengan hujan dan angin kencang hingga menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Salah satu wilayah yang terdampak berada di RT07/RW27 Pondok Padalarang Indah (PPI), Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang tersapu angin.
Tak hanya merusak rumah, sejumlah pohon berukuran besar juga tumbang dan menimpa bangunan warga.
Tresno, salah seorang warga sekitar, mengatakan beberapa rumah di kawasan PPI mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan mulai dari sedang hingga berat.
“Istri lagi dirumah, kejadian tadi pas hujan sedang disertai angin kencang, pohon tumbang menimpa beberapa atap rumah,” kata Tresno kepada sekitarkita.id, Senin sore.
Menurutnya, sebuah pohon berukuran besar juga tumbang dan menimpa warung warga hingga mengalami kerusakan parah.
“Pohon tumbang menimpa warung dan menutup akses jalan warga, depan masjid PPI,” ujarnya.
Akibat pohon tumbang tersebut, akses jalan warga di sekitar lokasi sempat terganggu.
Warga bersama petugas kemudian melakukan evakuasi secara manual dengan menggunakan peralatan pemotong pohon untuk membuka kembali akses jalan.
Tresno menyebut kejadian tersebut menjadi salah satu peristiwa yang perlu diwaspadai warga, terlebih setelah wilayah Bandung Barat mulai memasuki musim penghujan setelah sebelumnya mengalami periode kemarau yang cukup panjang.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun disertai angin kencang, terutama terhadap keberadaan pohon-pohon besar yang berada di sekitar permukiman.
“Ini pertama kali hujan turun disertai angin seperti ini setelah kemarau panjang. Memasuki musim penghujan, warga harus tetap berhati-hati,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat laporan secara keseluruhan mengenai jumlah bangunan yang mengalami kerusakan, korban jiwa maupun total kerugian material akibat angin puting beliung tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak pengembang segera melakukan penanganan terhadap pohon-pohon berukuran besar yang dinilai sudah lapuk dan berpotensi tumbang ketika diterpa angin kencang.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerusakan material, bangunan ambruk dan belum dapat dipastikan jumlah kerugian. Pohon berukuran besar, kami berharap pemerintah maupun pihak pengembang segera memotongnya karena kondisinya sudah banyak yang lapuk dimakan usia,” tandas Tresno.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







