AI Tremendous Growth ini 'masih butuh waktu bertahun-tahun lagi'

- Penulis

Senin, 15 April 2024 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Analis di StockTradersAlmanac, dalam sebuah catatan kepada investor pada hari Jumat, menyatakan keyakinan mereka terhadap potensi besar dari kecerdasan buatan (AI) “Tremendous Growth”.

Mereka menyatakan bahwa ledakan ini masih membutuhkan waktu bertahun-tahun, karena kita masih dalam tahap awal AI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan tersebut menjelaskan bahwa mereka telah “belajar banyak tentang siklus ini selama 20 tahun terakhir,” dan manusia masih menjadi “makhluk yang memiliki kebiasaan seperti halnya mesin dan teknologi yang mereka ciptakan.”

“Pada saat ini, tampaknya kita berada pada tahap awal AI, di inning ketiga, keempat, atau kelima, bahkan mungkin inning pertama,” tulis perusahaan tersebut.

Mereka menambahkan bahwa hal ini mengingatkan pada masa-masa awal transisi dari MS-DOS ke Microsoft (NASDAQ:) Home windows di awal tahun 1990-an.

“Berdasarkan perkiraan kami saat ini, kami menduga bahwa teknologi AI berada pada generation awal Home windows, yaitu pada tahun 1992-1995 dan bahwa fenomena sekuler dan Tremendous Growth ini masih akan berjalan selama bertahun-tahun,” tulis mereka.

Baca Juga:  UBS memperingatkan harga emas mungkin akan segera turun, tetap bullish dalam jangka panjang Oleh Making an investment.com

Namun, perusahaan tersebut memperingatkan bahwa kemungkinan akan ada setidaknya satu siklus pasar bearish dan resesi selama periode ini, bahkan mungkin pada awal tahun 2025 atau 2026.

Menurut StockTradersAlmanac, goal Dow berikutnya adalah 62430 berdasarkan pola Tremendous Growth yang diselesaikan tiga kali pada abad ke-20.

Secara keseluruhan, mereka merasa pasar sekuler yang sedang naik daun saat ini terus berlanjut, dan AI kemungkinan besar akan menjadi teknologi berikutnya yang mampu mengubah paradigma dan mendukung budaya yang akan mendorong perekonomian dan pasar ke tingkat yang lebih tinggi.

“Pasar tidak akan langsung naik, masih akan ada kemunduran, koreksi, dan bahkan penurunan ringan di sepanjang perjalanan,” kata perusahaan tersebut.

“Dalam jangka pendek kami mempertahankan sikap hati-hati kami saat ini dengan sedikit pelemahan yang diperkirakan selama 'Bulan-Bulan Terburuk' yang secara historis tidak terlalu panas karena pasar harus menghadapi inflasi, suku bunga, dan pemilihan presiden.”



[ad_2]

2024-04-15 01:49:19

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru