UBS memperingatkan harga emas mungkin akan segera turun, tetap bullish dalam jangka panjang Oleh Making an investment.com

- Penulis

Minggu, 19 Mei 2024 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Dalam catatannya kepada klien, analis UBS mengatakan kepada investor untuk mempertimbangkan lindung nilai portofolio di tengah ketidakpastian makroekonomi yang sedang berlangsung. Namun, mereka mencatat bahwa meskipun emas secara tradisional bertindak sebagai aset safe-haven, terdapat potensi hambatan jangka pendek.

Secara khusus, jika pasar mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve, harga emas dapat menghadapi tekanan penurunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga emas spot mengakhiri minggu ini di 2,413.93 according to ounce.

Meskipun terdapat potensi tantangan jangka pendek, UBS tetap optimis terhadap prospek emas jangka panjang.

Financial institution sentral mempertahankan perkiraan harga emas akan mencapai USD 2.500 according to ounce pada akhir tahun 2024. Prospek optimis ini didukung oleh kuatnya permintaan financial institution sentral dan investor.

Selain itu, peran emas sebagai lindung nilai geopolitik telah menjadi faktor penting dalam kenaikan harga emas tahun ini, memberikan diversifikasi dan mengurangi volatilitas portofolio secara keseluruhan.

UBS juga menyoroti peran minyak sebagai lindung nilai terhadap risiko tertentu. Dengan potensi meningkatnya konflik di Timur Tengah, harga minyak bisa saja tetap tinggi.

Baca Juga:  Meningkatnya kekhawatiran terhadap mata uang asing, Korea Selatan menetapkan suku bunga Oleh Reuters

UBS memperkirakan akan diperdagangkan pada USD 91 according to barel dalam beberapa bulan mendatang, didorong oleh kuatnya permintaan dan upaya negara-negara OPEC+ untuk menjaga keseimbangan pasar.

Bagi investor dengan toleransi risiko tinggi, UBS menyarankan menjual risiko penurunan harga Brent.

Secara keseluruhan, meskipun UBS menyadari potensi volatilitas jangka pendek untuk emas, prospek jangka panjangnya tetap positif, didukung oleh permintaan yang kuat dan kegunaannya sebagai lindung nilai geopolitik.



[ad_2]

2024-05-19 04:38:18

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB