Babak Baru! Kasus Penculikan di Cikarang, Korban Beri Keterangan Palsu, Warganet: Kisah Yana Sumedang Terulang

- Penulis

Jumat, 16 September 2022 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Faisal korban pengeroyokan membuat keterangan palsu (video klarifikasi @kabarnegri)

i

Muhammad Faisal korban pengeroyokan membuat keterangan palsu (video klarifikasi @kabarnegri)

Bekasi, SekitarKita.id – Baru-baru ini beredar video pengakuan Muhammad Faisal (27) warga Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi membuat geger masyarakat Cikarang khususnya mediagram, pasalnya pengakuan korban tak sesuai dengan laporan awal.

Pada berita SekitarKita.id sebelumnya, ‘Sadis! Cerita Korban Diduga Diculik, Wajah dan Badan Penuh Luka dan Dibuang di Sukabumi’ tenyata pengakuan Muhammad Faisal berbeda usai Polsek Cikarang melakukan olah TKP.

Pengakuan sebelumnya, dikabarkan Muhammad Faisal diculik orang tidak dikenal yang mengaku sebagai anggota, terjadi di Jalan Urip Sumoharjo Lemah Abang Cikarang Utara Kabupaten Bekasi pada rabu lalu (14/09/22).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video klarifikasi berdurasi 03.27 detik diunggah akun Kabar Negri, Muhammad warga Pasirgombong Cikarang Utara tersebut mengatakan bahwa kejadian tersebut sesungguhnya tidak benar dan dirinya juga menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi yaitu masalah perempuan.

“Pada rabu kemarin itu saya itu ditunggu oleh pihak keluarga perempuan di Rengas Bandung Kedung Waringin, saya pulang kerja langsung ke Rengas Bandung dan sesampainya disana saya sudah ditunggu remaja remaja Rengas Bandung dan diamankan,” kata Muhammad dalam keterangan rilis video @kabarnegri. Jumat (15/09/22).

Baca Juga:  P4KBB Dorong Percepatan Flyover Cimareme, Siap Kawal Langsung ke Kementerian PUPR

Ia menjelaskan, usai diamankan pihak perempuan, Muhammad mengaku, dirinya dibawa ke rumah RT setempat oleh warga dan pihak dari Perempuan.

Lalu kemudahan, lanjut dia, setelah dari rumah RT ia kembali dibawa warga dan pihak keluarga perempuan ke dalam mobil di bawa ke sebuah ruko kosong.

“Sesampai di ruko kosong saya dibully dan dianiaya. Pada pukul 20.00 WIB saya di bawa ke Sukabumi dan ditinggalkan di sana,” terangnya dengan nada panik.

Dalam kasus ini, Muhammad tidak merinci secara detail masalah dan motif yang terjadi sebelum kejadian penganiayaan yang menimpahnya yang dilakukan pihak perempuan.

Namun atas kejadian laporan palsu tersebut, Muhammad meminta maaf kepada pihak kepolisian terutama Polsek Cikarang Utara dan kepada mediagram se- Jabodetabek yang sempat viral awal kasus mencuat.

Sontak video pernyataan keterangan palsu itu tersebut dihujat warganet yang kesal dengan pengakuan korban.

“Kisah mang Yana Sumedang terulang,” cuit komentar warganet @svsoh.

“Begini nih fungsi visum yang dimanfaatkan mencari uang,” komentar warganet lain @awankumbala.

Baca Juga:  Diguyur hujan deras, banjir bandang dan longsor menerjang Cipongkor Bandung Barat

“Kalau gitu buang ajah sekalian,” cetus komentar @danny_djasmin.

“Akhirnya di bui karena laporan palsu,” @raditjulian96.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari Pihak Kepolisian Polsek Cikarang Utara Polres Metro Bekasi Terkait laporan palsu yang dibuat oleh Muhammad Faisal.

Dikabarkan, perwakilan sejumlah mediagram se- Jabodetabek Jum’at (16/09/2022) hari ini akan melaporkan Muhammad Faisal atas perbuatannya yang membuat berita pernyataan bohong sehingga terjadi kegaduhan di masyarakat dan merugikan banyak pihak.

Sebagai informasi korban awalnya sudah melaporkan ke pihak Polsek Cikarang, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ – / 853 -CK/ K/ IX / 2022 / Sek.Ckr. Polsek Cikarang yang terlampir.

Korban Muhammad Faisal Tempat / Tgl Lahir, Jakarta 17-08-1992, Agama Istam, Jenis Kelamin, Laki-laki, pekerjaan, Pegawai Swasta, Warga Negara Indonesia

Yang beralamat, Kampung Pasirgombong RT003/003 Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utura, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Melaporkan tentang pengeroyokan dimana di maksud dalam (Pasal 170 Kuhp). Hari Selasa tanggal 13 September 2022 sekitar pukul 01.15 WIB dini hari,” cuit keterangan LP tertulis dari Polsek Cikarang.

Baca Juga:  Siap-siap! 25 Agustus, Rizky Febian Bakal Bikin Heboh di Kabupaten Bandung Barat

Tempat Kejadian, JI Raya Lemah Abang Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pelaku belum diketahui

Surat Laporan Polisi (LP) Polsek Cikarang

Uraian kejadian, pada hari dan tanggal tersebut di atas telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang di lakukan pelaku terhadap korban.

“Peristiwa tersebut terjadi ketika saat korban hendak membeli nasi uduk, saat di perjalan/TKP tiba-tiba datang mobil jenis avanza warna biru telur asin menghadang korban dan 2 orang pelaku turun dari mobil tersebut dan menghampiri korban,” kata keterangan itu.

Dimana mengaku dari anggota, lalu korban di paksa masuk ke dalam mobil, saat berda di dalam mobil, korban di aniaya oleh 2 orang pelaku di bagian tubuhnya, adapun korban mengalami luka lebam di bagian tangan kanan.

“Korban mengalami luka sobek bibir bagian dalam atas, mengalami luka lebam di bagian punggung, mengalami luka sobek di bagian luar bibir atas, mengalami sakit di bagian kaki kanan dan kiri, mengalami sakit di bagian kepala,” tutup keterangan tersebut.



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Arjun/ KabarNegri

Berita Terkait

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa
Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka
Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital
Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:43 WIB

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:38 WIB

Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:55 WIB

Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Berita Terbaru