Bandung Barat | SekitarKita.id,- Puluhan warga Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) meluapkan emosi terkait ketidakpuasan sebagian terhadap distribusi bantuan susu murni dan uang santunan.
Bantuan tersebut diberikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Jeje Richie Ismail dalam kunjungannya kewilayah Koperasi Unit Desa (KUD) Sarwa Mukti, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua KBB, Sabtu, (20/7/2024).
Inara warga Kampung Cipeusing, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua mengatakan, pihaknya merasa kecewa lantaran panitia penyelenggara dianggap lalai dalam menjalankan tugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya datang dari pagi jam 08.00 WIB, sempet liat kang Jeje dan kang Raffi Ahmad sama pak Zulhas, cuman tadi enggak kebagian susu dan duit, kecewa sih,” kata Inara saat ditemui SekitarKita.id dilokasi.
Ia datang sengaja bersama sang anak hanya untuk melihat sosok artis yang di gadang-gadang maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bandung Barat.
“Tadi disuruh ngantri sama panitia malah enggak dapet bantuan (susu dan duit), mana panjang lagi antriannya, kecewa banget ngabisin waktu dan tenaga mana buat jajan anak juga, ini mah tim suksesnya,” cetusnya.
Menanggapi hal itu, Koperasi Unit Desa (KUD) Sarwa Mukti, Kecamatan Cisarua KBB mengeluarkan klarifikasi terkait adanya ketidakpuasan sebagian warga terhadap distribusi bantuan susu murni yang diberikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Jeje Richie Ismail.
Berawal dari kunjungan Mendag Zulhas dan Jeje Richie Ismail untuk mendorong kesejahteraan petani dan peternak sapi perah di KBB, kegiatan ini memicu berbagai tanggapan di media sosial terkait distribusi bantuan susu.
Supriyadi Rahmat, Ketua KUD Sarwa Mukti, menjelaskan bahwa pada kunjungan tersebut, kesalahpahaman terjadi antara warga yang hadir di halaman KUD.
“Pada acara tersebut, selain dihadiri oleh Jeje Richie Ismail, kami juga dihormati dengan kehadiran Mendag Zulhas selaku Ketua Umum PAN,” ungkap Supriyadi dalam pernyataan resminya pada Senin 22 Juli 2024.
Menurut Supriyadi, undangan kunjungan tersebut semula ditujukan untuk anggota KUD Sarwa Mukti. Namun, banyak warga dari luar yang turut hadir untuk melihat langsung acara tersebut, yang juga menampilkan figur publik seperti Raffi Ahmad.
“Kami telah berhasil mengakomodasi semua anggota KUD Sarwa Mukti dengan baik,” jelasnya.
Supriyadi juga menegaskan bahwa kehadiran warga di luar anggota KUD Sarwa Mukti dan ketidakpuasan yang muncul merupakan hal di luar kendali serta tanggung jawab KUD.
“Kami berharap agar masyarakat yang hadir dapat memahami situasi ini dengan baik dan tidak menambah ketegangan yang ada,” tambahnya.
Klarifikasi ini dikeluarkan untuk menjelaskan konteks sebenarnya terkait peristiwa tersebut, menghindari penyebaran informasi yang kurang akurat di media sosial, serta memastikan bahwa tujuan dari kunjungan Mendag Zulhas dan Jeje Richie Ismail untuk mendukung kesejahteraan petani dan peternak sapi perah tetap tercapai dengan baik di KBB.
Momen kunjungan Menteri Zulhas ke Bandung Barat
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) yang juga sebagai Ketua Umum PAN bersama Raffi Ahmad mendampingi Jeje Ritchie Ismail bertolak ke Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Dalam kesempatan itu, Zulhas melakukan kampanye memperkenalkan Jeje Ritchie Ismail Bakal calon Bupati (Bacabup) Bandung Barat (KBB) asal Partai Amanat Nasional (PAN).
Jeje Govinda sapaannya, bersama suami Nagita Slavinar mengunjungi KUD Sarwa Mukti, Kecamatan Cisarua, KBB, Sabtu (20/7/2024).Zulhas, Raffi, dan Nisya Ahmad yang turut mendampingi pun disambut sorak sorai mayoritas ibu-ibu dan langsung menjadi sasaran swafoto netizen.
Pada momen itu, Zulhas meminta izin dan doa restu kepada masyarakat KBB untuk turut mendukung Jeje maju sebagai Bacabup di Pemilihan Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.
“Hari ini juga bersama Kang Jeje. Insyaallah saya mau maju sebagai calon Bupati Kabupaten Bandung Barat,” tutur Zulkifli Hasan dalam kunjungannya, Sabtu.
Sementara itu, Jeje mengutarakan niatnya untuk maju sebagai calon Bupati Bandung Barat 2024, dengan alasan ingin membantu masyarakat dan membuktikan bahwa anak muda dapat berkontribusi signifikan di kancah politik.
“Insyaallah saya berniat untuk maju menjadi calon Bupati Bandung Barat. Banyak yang memandang sebelah mata anak muda, padahal anak muda adalah agen perubahan dan inovasi,” ujar Jeje.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan







