Bitcoin Pasca Halving dan Potensi Kenaikan Harga Ethereum Pasca Halving Bitcoin dan Potensi Kenaikan Harga Ethereum

- Penulis

Selasa, 25 Juni 2024 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin Pasca Halving dan Potensi Kenaikan Harga Ethereum Pasca Halving Bitcoin dan Potensi Kenaikan Harga Ethereum

[ad_1]

SekitarKita.id – Setelah Bitcoin merasakan halving pada 20 April, harganya belum memperlihatkan kenaikan signifikan dan stabil di kisaran US$65.000. Meski demikian peluncuran ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat dan negara lain membawa harapan akan perubahan dalam ekosistem investasi, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi. Dealer Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menyampaikan persetujuan spot Bitcoin dan Ethereum ETF bisa memicu kenaikan harga, tetapi penundaan spot ETF Ethereum mengurangi sentimen bullish.

Pada Maret 2024, kapitalisasi pasar kripto sampai US$2,77 triliun, tetapi turun menjadi US$2,33 triliun pada pertengahan Juni. Penyebabnya adalah menurunnya kepercayaan investor terhadap pasar kripto sebab tertundanya penurunan suku bunga oleh The Fed. Kekhawatiran makroekonomi membuat arus masuk ke ETF Bitcoin menjadi negatif, menambah sentimen negatif di pasar kripto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara waktu, dominasi Bitcoin semakin menurun dan perhatian investor beralih ke altcoin, khususnya Ethereum. SEC memberhentikan penyelidikannya terhadap Ethereum, yang kemungkinan akan mempercepat peluncuran ETF spot ETH di Amerika Serikat. Hal ini bisa meningkatkan permintaan dan harga Ethereum, serta memberi dukungan pertumbuhan dan likuiditas protokol DeFi di ekosistem ETH.

Baca Juga:  Saham Perusahaan Mining Bitcoin Naik Pesat Berkat AI dan Ketidakstabilan Ekonomi

Secara historis, ETF Bitcoin yang diluncurkan pada Januari 2024 menarik kepemilikan BTC senilai lebih dari US$58 miliar dalam enam bulan pertama. Andai ETF Ethereum mampu menarik setengah dari jumlah tersebut, maka diharapkan aliran modal masuk lebih dari US$20 miliar ke pasar ETH, dengan begitu mendorong harganya menjadi sekitar US$5.000-US$6.000. Dukungan dari pasar DeFi juga akan menjadi faktor penting dalam mendorong harga ETH di masa depan.

Sumber: VRITIME

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru