Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Nur Djulaeha (Foto: Abdul Kholilulloh)

i

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Nur Djulaeha (Foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Persoalan ketimpangan layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menjadi sorotan.

Infrastruktur sekolah yang belum memadai, fasilitas sanitasi minim, hingga pelayanan kesehatan berbasis digital yang masih membingungkan masyarakat dinilai menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sendiri telah menetapkan arah pembangunan daerah melalui Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.337-Bappelitbangda/2025 yang menitikberatkan pada penguatan infrastruktur dasar dan percepatan pertumbuhan ekonomi hingga wilayah perdesaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Nur Djulaeha menilai langkah Jeje Ritchie Ismail yang memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan sudah berada pada jalur yang tepat.

“Apa yang dilakukan Pak Bupati itu sudah sangat tepat, karena sesuai amanat undang-undang. Pendidikan dan kesehatan memang harus menjadi prioritas pelayanan dasar,” kata Nur saat ditemui usai pelepasan calon Haji di Masjid As-Sidiq, Pemkab Bandung Barat, Rabu (13/5/2026).

Meski begitu, Nur mengakui kondisi di lapangan masih jauh dari ideal. Berdasarkan laporan masyarakat dan hasil kunjungan DPRD, wilayah Bandung Barat bagian selatan masih menghadapi berbagai persoalan serius, terutama terkait sarana pendidikan.

Baca Juga:  Heboh, Mobil Berlogo Partai NasDem Bandung Barat Hilang Digondol Maling 

“Yang paling banyak kami dapat laporan memang di wilayah selatan. Sarana pendidikan di sana masih banyak yang belum sesuai harapan,” ungkapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Nur Djulaeha (Foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Nur Djulaeha (Foto: Abdul Kholilulloh)

Pemkab Bandung Barat sebelumnya telah mengalokasikan anggaran besar untuk sektor pendidikan dan kesehatan. Untuk pendidikan, pemerintah daerah menyiapkan anggaran rehabilitasi ruang kelas SD dan SMP dengan total pagu mencapai Rp20 miliar.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada tenaga pengajar, tetapi juga harus dibarengi dengan perbaikan fasilitas sekolah dan lingkungan belajar yang layak.

“Kita ingin anak-anak nyaman saat belajar. Tapi kalau tempatnya tidak nyaman, kebersihannya kurang, MCK-nya belum memadai, tentu itu jadi persoalan juga,” tegasnya.

Di sektor kesehatan, Pemkab Bandung Barat juga telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan lanjutan Puskesmas Ciwaruga senilai Rp1,6 miliar serta pengadaan Gedung Cathlab Single Plane di RSUD Bandung Barat sebesar Rp2,2 miliar.

Namun demikian, Nur menyoroti implementasi layanan kesehatan digital, khususnya sistem digitalisasi BPJS yang dinilai masih menyulitkan sebagian masyarakat.

Baca Juga:  Simak, Whatsapp Luncurkan Fitur Baru, Pengguna Akan Melihat Status Langsung dari Daftar Obrolan, dan Fitur Lainya

“Memang tujuan digitalisasi BPJS itu supaya pelayanan lebih cepat. Tapi masyarakat kita masih banyak yang gaptek dan awam terhadap digital,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah desa dan fasilitas layanan kesehatan lebih aktif memberikan sosialisasi serta pendampingan kepada masyarakat agar perubahan sistem pelayanan tidak menimbulkan kebingungan baru.

Nur memastikan DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus mengawal penganggaran agar lebih tepat sasaran, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar lainnya.

“Kita ingin setiap anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan berbagai persoalan infrastruktur jalan, layanan kesehatan, dan pendidikan telah disampaikan kepada dinas terkait agar segera menjadi prioritas penanganan pemerintah daerah.

“Baik perbaikan maupun berbagai permasalahannya harus secepatnya diselesaikan,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik
Persib Bungkam Persija Jakarta 2-1 di El Clasico BRI Super League 2026, Kericuhan Warnai Akhir Laga

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:48 WIB

Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol

Berita Terbaru