Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2026 berlangsung dengan suasana berbeda dibanding musim haji sebelumnya.

Jika tahun lalu jumlah jemaah mencapai lebih dari 1.200 orang, tahun ini hanya sebanyak 89 calon jemaah haji yang diberangkatkan ke Tanah Suci.

Meski jumlahnya menurun drastis, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan pelayanan dan pengawasan terhadap para jemaah tetap menjadi prioritas utama, terutama karena mayoritas peserta haji tahun ini didominasi kalangan lanjut usia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 89 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 29 KJT resmi dilepas langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, di Masjid Ash-Shiddiq, kompleks Pemkab Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melepas pemberangkatan haji Kloter 29 KJT. Ini bentuk perhatian pemerintah untuk melancarkan proses ibadah haji tahun ini,” kata Jeje usai prosesi pelepasan jemaah haji, Rabu 12 Mei 2026.

Jumlah Jemaah Haji Bandung Barat Turun Signifikan

Penurunan jumlah jemaah haji tahun ini cukup mencolok. Dari sebelumnya lebih dari 1.200 jemaah pada musim haji 2025, kini hanya sekitar 89 orang yang diberangkatkan atau kurang dari 10 persen dari kuota sebelumnya.

Baca Juga:  Milangkala Desa Tanimulya ke-57: Lomba dan Budaya Ngakeul Ala Sunda

Meski demikian, Pemkab Bandung Barat tetap berupaya memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan aman dan lancar.

“Meskipun agak berkurang dari tahun kemarin, syukur alhamdulillah semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran,” ujarnya.

Bupati Jeje mengungkapkan, mayoritas jemaah haji asal Bandung Barat tahun ini merupakan warga lanjut usia.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan dan pendampingan selama proses ibadah haji berlangsung.

Menurutnya, faktor usia menjadi tantangan tersendiri sehingga diperlukan pengawasan lebih intensif kepada para jemaah.

“Petugas khusus sudah dikerahkan untuk selalu menjaga, karena memang banyak yang sepuh. Kita harus lebih concern lagi supaya semua ibadahnya lancar,” tegasnya.

Selain memastikan pelayanan maksimal, Jeje juga meminta para jemaah untuk turut mendoakan Kabupaten Bandung Barat agar selalu diberikan keberkahan dan dijauhkan dari berbagai musibah.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melepas 89 calon jamaah haji (foto: Abdul Kholilulloh)

“Saya juga meminta para jemaah mendoakan Bandung Barat agar diberikan keberkahan dan dijauhkan dari musibah,” ungkapnya.

Pelaksanaan pelepasan jemaah haji tahun ini juga mengalami perubahan lokasi. Jika sebelumnya dilakukan di kawasan Pusdiklat, kini prosesi pemberangkatan dipusatkan di Masjid Ash-Shiddiq, kompleks Pemkab Bandung Barat.

Baca Juga:  Fakta Baru! Keracunan Massal MBG di SMKN 1 Cihampelas KBB, Ditemukan Ulat Sayur di Menu Karedok

Jeje mengisyaratkan lokasi tersebut berpotensi menjadi titik tetap pelepasan jemaah haji pada tahun-tahun mendatang, dengan mempertimbangkan kapasitas jumlah jemaah.

“Insya Allah ke depannya di sini, tergantung jumlah juga. Karena kalau di sini cukup, kapasitasnya sekitar 90 jemaah,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru