BofA menaikkan perkiraan minyak tahun 2024 karena pasokan yang lebih ketat dan risiko geopolitik Oleh Reuters

- Penulis

Rabu, 3 April 2024 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

(Reuters) – Riset International Financial institution of The usa (BofA) telah menaikkan perkiraan harga minyak Brent dan WTI tahun 2024, dengan alasan meningkatnya ketegangan geopolitik dan kelompok produsen OPEC+ yang mempertahankan pembatasan pasokan.

Financial institution Dunia kini memperkirakan harga minyak mentah Brent dan WTI tahun ini masing-masing rata-rata $86 dan $81 consistent with barel, dengan harga keduanya mencapai puncaknya sekitar $95 consistent with barel selama musim panas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

minyak mentah berjangka diperdagangkan sekitar $89 consistent with barel pada pukul 09.02 GMT pada hari Rabu, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS berada di sekitar $85 consistent with barel. (ATAU)

“Kami sekarang memperkirakan bahwa peningkatan ekspektasi pertumbuhan ekonomi telah membantu mendorong pasar minyak world mengalami defisit pada kuartal kedua 2024 dan kuartal ketiga tahun 2024 sebesar ~450 ribu barel consistent with hari” kata BofA dalam catatan penelitiannya, yang tidak menyertakan perkiraan sebelumnya.

Gejolak geopolitik juga telah meningkatkan permintaan minyak melalui rute perdagangan yang lebih panjang dan berdampak pada pasokan dengan mengurangi kapasitas penyulingan melalui serangan terhadap infrastruktur energi Rusia. kata financial institution itu.

Baca Juga:  Saham Asia naik setelah awal yang buruk di kuartal kedua, kehati-hatian terhadap suku bunga tetap berlanjut Oleh Making an investment.com

© Reuters.  Miniatur barel minyak dan grafik stok meningkat terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada 15 Januari 2024 ini. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File photo

Sebuah drone Ukraina pada hari Selasa menargetkan kilang minyak terbesar ketiga Rusia sekitar 1.300 km (800 mil) dari garis depan, berdampak pada unit yang bertanggung jawab memproses sekitar 155.000 barel minyak mentah consistent with hari (bph).

Anggota OPEC+ yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia bulan lalu sepakat untuk memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar 2,2 juta barel consistent with hari hingga kuartal kedua.



[ad_2]

2024-04-03 23:16:22

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru