SekitarKita.ID– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi menggelar razia terhadap siswa yang membolos saat jam pelajaran dalam rangka Gerakan Disiplin Daerah.
Kegiatan ini dilakukan pada Senin (24/02/25) sebagai bentuk penegakan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketentraman Umum serta Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 4 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum.
Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satpol PP Kabupaten Bekasi, Windhy Mauly, SH, MSi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban serta mencegah perilaku negatif di kalangan pelajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menurunkan 32 personel Satpol PP dan 1 personel Humas untuk melakukan patroli dan razia di beberapa titik yang sering menjadi tempat nongkrong siswa saat jam belajar,” ujar Windhy.
Puluhan Siswa Terjaring Razia
Razia dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan persiapan di Mako Satpol PP. Tim kemudian bergerak menuju Perumahan Langkawi, Kecamatan Cikarang Pusat, melewati Jalan Raya Cicau, dan melakukan pemantauan wilayah.
Setelah itu, patroli dilanjutkan ke Cifest Cikarang Pusat sebelum kembali ke Mako Satpol PP.
Saat melintas di depan SMA Negeri 2 Cikarang Pusat, petugas mendapati sekelompok siswa sedang berkumpul di warung dan tempat tongkrongan lainnya di pinggir jalan.
Para siswa yang kedapatan membolos langsung diberikan pembinaan serta pengarahan di tempat.
“Kami langsung memberikan teguran, pembinaan, dan meminta para siswa menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tambah Windhy.
Upaya Pencegahan dan Pengawasan Sekolah
Windhy menegaskan bahwa pihak sekolah harus lebih aktif dalam mengawasi para siswa agar tidak membolos dan terlibat dalam perilaku yang merugikan, seperti tawuran, konsumsi minuman beralkohol, atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
“Pelajar adalah investasi masa depan yang harus kita jaga. Kegiatan ini dilakukan demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda,” pungkasnya.
Dengan adanya razia ini, diharapkan para siswa lebih disiplin dan pihak sekolah meningkatkan pengawasan terhadap peserta didiknya agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Muh. Bahktiar








