BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (BOMBER), Dian Purnama didampingi Ketua BOMBER KBB, Duseng (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (BOMBER), Dian Purnama didampingi Ketua BOMBER KBB, Duseng (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Euforia keberhasilan Persib Bandung melaju ke babak final Piala Presiden 2026 tanpa menelan satu pun kekalahan disambut penuh kebanggaan oleh jutaan Bobotoh.

Prestasi Maung Bandung itu menjadi harapan besar bagi para pendukung agar Persib mampu mengangkat trofi juara sebagai kado istimewa bagi masyarakat Jawa Barat.

Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (BOMBER), Dian Purnama yang akrab disapa Apin Marmot mengatakan, pencapaian Persib musim ini menjadi bukti bahwa kerja keras tim patut diapresiasi seluruh Bobotoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap performa impresif tersebut dapat dipertahankan hingga partai final sehingga Persib kembali menorehkan prestasi membanggakan.

“Semoga Persib bisa membawa pulang trofi juara Piala Presiden 2026 sebagai hadiah terbaik untuk seluruh Bobotoh,” ujar Apin saat ditemui di GOR Sangkuriang, Kota Cimahi, Kamis (6/8/2026).

Mobivan BOMBER KBB menjual berbagai macam jenis UMKM lokal di GOR Sangkuriang Cimahi jelang Final piala Presiden Persib vs Persebaya (foto: Abdul Kholilulloh)
Mobivan BOMBER KBB menjual berbagai macam jenis UMKM lokal di GOR Sangkuriang Cimahi jelang Final piala Presiden Persib vs Persebaya (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurut Apin, dukungan terhadap Persib Bandung kini tidak lagi sekadar bentuk kecintaan terhadap sepak bola. Kehadiran Bobotoh telah berkembang menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa Barat yang terus diwariskan lintas generasi.

Baca Juga:  Panik, Kebun Kosong di Karawang Ludes Dilalap si Jago Merah

Ia menilai semangat mendukung Persib tidak hanya tumbuh di Bandung dan sekitarnya, tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri.

Related Posts

“Bobotoh hari ini sudah menjadi bagian dari budaya Jawa Barat. Kecintaan kepada Persib bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga tentang kebersamaan, persaudaraan, dan identitas masyarakat,” katanya.

Usia 25 Tahun, BOMBER Terus Berkembang

Memasuki usia perak atau 25 tahun, Apin mengungkapkan bahwa organisasi BOMBER terus menunjukkan perkembangan positif. Antusiasme masyarakat untuk bergabung sebagai anggota baru terus meningkat setiap kali pendaftaran dibuka.

Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (BOMBER), Dian Purnama didampingi Ketua BOMBER KBB, Duseng (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (BOMBER), Dian Purnama didampingi Ketua BOMBER KBB, Duseng (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurutnya, tingginya minat tersebut menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan dan solidaritas yang dibangun BOMBER masih dipercaya dan diminati berbagai kalangan.

“Menyambut usia 25 tahun perjalanan organisasi BOMBER, antusiasme masyarakat untuk bergabung terus meningkat. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dilema Dukungan Ganda, PPP KBB pilih Paslon HADE atau EDUN? 

Apin menjelaskan, salah satu kekuatan utama BOMBER adalah menjaga silaturahmi antaranggota. Selain itu, organisasi ini juga memiliki ciri khas yang selalu identik dengan suara terompet serta atraksi dukungan di tribun setiap kali Persib bertanding.

“Yang membedakan BOMBER dengan kelompok pendukung lainnya adalah fondasi persaudaraan yang kuat, semangat menjaga silaturahmi, serta suara terompet yang selalu menggema mengiringi semangat Bobotoh di tribun,” jelasnya.

Ia memastikan tradisi tersebut akan terus dipertahankan sekaligus dikembangkan melalui berbagai kreativitas baru agar atmosfer dukungan kepada Persib semakin meriah.

Di sisi lain, Apin mengakui tantangan terbesar saat ini adalah tingginya antusiasme Bobotoh yang belum sebanding dengan kapasitas stadion.

Dengan daya tampung stadion sekitar 30 ribu penonton, sementara jumlah Bobotoh mencapai jutaan orang, kelangkaan tiket hampir selalu terjadi pada setiap pertandingan besar Persib.

Karena itu, ia mengajak seluruh Bobotoh untuk tetap menjaga persatuan, saling menghormati, dan memahami keterbatasan kapasitas stadion.

“Meski tiket selalu terbatas, kami mengajak seluruh Bobotoh untuk memaklumi keterbatasan fasilitas stadion. Yang terpenting adalah tetap bersatu dan terus memberikan dukungan tulus kepada Persib dari mana pun berada,” pungkas Apin.

Baca Juga:  Dua Pelaku Curanmor Diamankan Anggota Samapta Polres Karawang

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:45 WIB

5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang

Berita Terbaru