Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi NPCI KBB membacakan sejarah berdirinya KBB pada Rapat Paripurna DPRD KBB di momen HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi NPCI KBB membacakan sejarah berdirinya KBB pada Rapat Paripurna DPRD KBB di momen HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Momen istimewa mewarnai Rapat Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (19/6/2026).

Tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan daerah, peringatan tersebut juga menghadirkan sosok inspiratif, yakni Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat.

Atlet berusia 26 tahun itu dipercaya membacakan naskah sejarah singkat berdirinya Kabupaten Bandung Barat di hadapan jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD, dan tamu undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepercayaan tersebut menjadi simbol semakin terbukanya ruang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam forum resmi pemerintahan.

Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi NPCI KBB membacakan sejarah berdirinya KBB pada Rapat Paripurna DPRD KBB di momen HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)
Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi NPCI KBB membacakan sejarah berdirinya KBB pada Rapat Paripurna DPRD KBB di momen HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)

“Untuk menceritakan tentang sejarah singkat Kabupaten Bandung Barat itu tidak mudah pastinya dan alhamdulillah saya dikasih kesempatan untuk membacakan sejarah singkat lahirnya Kabupaten Bandung Barat,” ujar Venny usai kegiatan.

Bagi Venny, kesempatan membacakan sejarah lahirnya KBB bukan sekadar bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraihnya, tetapi juga menjadi pengakuan atas eksistensi atlet disabilitas yang selama ini terus berjuang mengharumkan nama daerah.

Baca Juga:  P4KBB Sentil Pemkab Bandung Barat: Tekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Abaikan Layanan Publik

Meski demikian, ia berharap perhatian pemerintah terhadap atlet disabilitas tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan melalui dukungan nyata.

Related Posts

“Di momen HUT ke-19 Kabupaten Bandung Barat, saya berharap pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan atlet-atlet yang berprestasi,” katanya.

Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

“Baik atlet-atlet yang disabilitas ataupun yang umum. Tapi yang lebih diperhatikan itu dari atlet disabilitas,” tambahnya.

Venny merupakan atlet cabang olahraga atletik nomor balap kursi roda binaan NPCI KBB. Di balik penampilannya yang penuh semangat, tersimpan sederet prestasi membanggakan yang telah dipersembahkannya untuk Kabupaten Bandung Barat.

Sejumlah prestasi yang berhasil diraih Venny antara lain tiga medali emas pada Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Bekasi 2022, satu medali perunggu pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Solo 2024, serta dua medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat 2025.

Baca Juga:  241 Ribu Jamaah Haji 2024 Menjadi Jumlah Terbanyak Sepanjang Sejarah di Indonesia, Kang Ace Beberkan Tata Kelola Dana Haji yang Mulai Membaik

“Untuk raihan prestasi itu dari cabor atletik, khususnya balap kursi roda, alhamdulillah saya dapat tiga medali emas di Peparda Bekasi 2022, satu perunggu di Peparnas Solo, dan dua medali emas di Kejurda Jawa Barat,” ungkapnya.

Sebelum menekuni balap kursi roda, Venny sempat aktif di cabang olahraga bulu tangkis. Namun, pada awal 2022, ia memutuskan beralih demi membuka peluang prestasi yang lebih besar.

Perjalanan tersebut tidak mudah. Latihan rutin dan berbagai keterbatasan menjadi tantangan yang harus dihadapinya setiap hari. Namun, tekad untuk mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat membuatnya tetap konsisten berlatih.

Menjelang Peparda VII Jawa Barat yang akan digelar pada November 2026, Venny memasang target tinggi.

“Kalau saya sendiri pasti punya target. Insyaallah kalau rezekinya itu tiga medali emas lagi buat KBB,” ujarnya optimistis.

NPCI KBB Soroti Minimnya Fasilitas dan Aksesibilitas

Momen HUT ke-19 Kabupaten Bandung Barat juga dimanfaatkan pengurus NPCI KBB untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pengembangan olahraga disabilitas.

Wakil Sekretaris NPCI KBB, Acep Kurnia (foto: Abdul Kholilulloh)
Wakil Sekretaris NPCI KBB, Acep Kurnia (foto: Abdul Kholilulloh)

Wakil Sekretaris NPCI KBB, Acep Kurnia, menilai di usia ke-19, Kabupaten Bandung Barat sudah seharusnya memiliki fasilitas olahraga yang memadai, termasuk stadion atletik yang representatif seperti daerah lain di Jawa Barat.

Baca Juga:  Tragis, pemotor tewas tertemper KA usai lintasi palang manual di Ngamprah KBB

Selain itu, ia menyoroti masih minimnya fasilitas ramah disabilitas di gedung pemerintahan, perkantoran, maupun ruang publik.

“Lebih dari itu, aksesibilitas ramah disabilitas di gedung pemerintahan, perkantoran hingga fasilitas umum dinilai masih sangat kurang. Padahal, hal ini bukan hanya kebutuhan penyandang disabilitas, tetapi juga lansia dan sudah diatur secara tegas dalam undang-undang,” kata Acep.

Menurutnya, para atlet disabilitas tidak membutuhkan belas kasihan, melainkan kesempatan dan dukungan yang setara dengan atlet non-disabilitas.

Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi NPCI KBB (kiri) didampingi Wakil Sekretaris NPCI KBB, Acep Kurnia (kanan), foto: Abdul Kholilulloh
Venny Wulan Sucilyana, atlet disabilitas berprestasi NPCI KBB (kiri) didampingi Wakil Sekretaris NPCI KBB, Acep Kurnia (kanan), foto: Abdul Kholilulloh

Semangat juang para atlet disabilitas, kata Acep, kerap melampaui berbagai keterbatasan fisik yang mereka miliki demi mengharumkan nama daerah.

“Peringatan HUT ke-19 Kabupaten Bandung Barat pun menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan, inklusivitas, serta dukungan nyata bagi perkembangan olahraga disabilitas,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keributan Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Tagog Apu, Panitia Bantah Isu Pembacokan
HUT ke-81 RI, Bupati Jeje: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat Bandung Barat
Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Keributan Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Tagog Apu, Panitia Bantah Isu Pembacokan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:04 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Jeje: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat Bandung Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Berita Terbaru