Departemen Keuangan AS melihat kemajuan dalam reformasi financial institution multilateral, namun masih banyak yang harus dilakukan Oleh Reuters

- Penulis

Selasa, 16 April 2024 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Andrea Shalal

WASHINGTON (Reuters) – Financial institution Dunia dan financial institution pembangunan multilateral lainnya membuat kemajuan yang baik dalam reformasi untuk memperluas kapasitas pinjaman mereka guna membantu negara-negara bersiap menghadapi perubahan iklim dan tantangan lainnya, namun masih banyak upaya yang perlu dilakukan, kata seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat tersebut memuji laporan yang dikeluarkan pada hari Jumat oleh Financial institution Pembangunan Inter-Amerika dan Financial institution Dunia mengenai modal yang dapat ditarik (callable capital), yaitu modal darurat yang dijanjikan oleh pemerintah tetapi belum dibayarkan, sebagai sebuah langkah penting yang memungkinkan financial institution memberikan pinjaman lebih banyak.

Departemen Keuangan telah menekan bank-bank pembangunan multilateral, atau MDB, selama lebih dari setahun untuk mengambil tindakan cepat guna meningkatkan kapasitas pinjaman mereka mengingat triliunan dolar diperlukan untuk membantu negara-negara berkembang bergulat dengan perubahan iklim dan bersiap menghadapi tantangan world lainnya.

Langkah-langkah lain yang diambil baru-baru ini oleh Financial institution Pembangunan Afrika dan Financial institution Pembangunan Inter-Amerika (IDB) cukup menggembirakan, kata pejabat Departemen Keuangan, seraya menggarisbawahi perlunya menjaga momentum politik dalam reformasi tersebut.

Baca Juga:  Terlalu dini untuk merotasi pemenang AI

“Kami mempunyai ambisi besar. Kami melihat kemajuan yang sangat baik dan masih banyak lagi yang harus dilakukan. Kedua hal tersebut sama-sama benar,” kata pejabat tersebut, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya. “Sejauh ini, saya pikir kita berada tepat di tempat yang kita rencanakan.”

Kemajuan dalam masalah permodalan ini dicapai setelah kerja keras selama berbulan-bulan, termasuk uji tekanan balik (opposite rigidity check) di lima financial institution pembangunan multilateral terbesar.

Fase berikutnya adalah melanjutkan keterlibatan dengan lembaga pemeringkat kredit, yang menilai kemungkinan perubahan dalam cara mereka memperlakukan modal yang dapat ditarik kembali (callable capital) dan instrumen seperti modal hibrida.

Departemen Keuangan berbagi berita dengan bank-bank lain tentang keberhasilan penerbitan modal hibrida pertama oleh Financial institution Pembangunan Afrika, yang berjalan lebih baik dari perkiraan dan mendapatkan harga yang lebih baik, kata pejabat itu.

Hal ini juga didorong oleh peningkatan modal pada cabang investasi IDB dan perubahan fashion bisnisnya yang seharusnya mendorong minat sektor swasta dengan menyerap risiko proyek yang lebih tinggi sejak dini.

Baca Juga:  Arm Holdings berencana meluncurkan chip AI pada tahun 2025, Nikkei melaporkan Oleh Reuters

“Hal-hal ini tidak semuanya ajaib, tapi ini adalah sebuah hal yang sangat besar,” kata pejabat tersebut. “Jika berjalan dengan baik, saya pikir ini adalah sesuatu yang akan diperhatikan dan ditiru oleh bank-bank lain.”

© Reuters.  FOTO FILE: Logo Bank Dunia terlihat pada Pertemuan Musim Semi Kelompok Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional 2023 di Washington, AS, 13 April 2023. REUTERS/Elizabeth Frantz/File Foto

Kemajuan tambahan diharapkan terjadi dalam beberapa bulan mendatang, termasuk peningkatan modal yang dapat ditarik di Financial institution Pembangunan Afrika, penambahan dana lunak di Dana Pembangunan Asia, dan perkiraan penambahan dana pinjaman Asosiasi Pembangunan Internasional oleh Financial institution Dunia pada bulan Desember.

“Saya pikir semua financial institution berada di jalur yang benar, mereka belum menyimpang dari jalurnya. Mereka berada pada tahapan yang berbeda dalam perjalanannya, namun mereka semua masih bergerak,” kata pejabat itu.



[ad_2]

2024-04-16 06:33:11

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru