Terlalu dini untuk merotasi pemenang AI

- Penulis

Rabu, 24 April 2024 - 02:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Analis di JPMorgan percaya bahwa terlalu dini untuk menghentikan penggunaan saham kecerdasan buatan, meskipun ada kekhawatiran baru-baru ini.

Saham perusahaan-perusahaan teknologi merosot baru-baru ini karena kekhawatiran mengenai potensi kantong udara dalam pembangunan infrastruktur AI. Akibatnya, terjadi aksi jual besar-besaran bagi perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan AI dalam cakupan JPMorgan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun perdebatan mengenai berapa lama pembangunan infrastruktur AI akan berlanjut sebelum jeda selalu menjadi perhatian utama investor, transisi produk Nvidia (NASDAQ 🙂 yang akan datang telah menjadi titik nyala terbaru dalam kekhawatiran seputar kantong udara di pasar. jangka pendek bahkan ketika investor tampaknya lebih yakin mengenai faktor pendorong jangka panjang belanja AI dalam periode beberapa tahun,” jelas para analis. “Dalam kekhawatiran ini, investor juga semakin mempertimbangkan beberapa perusahaan non-AI dan perusahaan yang mempunyai pengaruh makro untuk keluar dari grup AI.”

Namun, JPMorgan merasa bahwa optimisme untuk beralih ke non-AI karena pemulihan masih terlalu dini untuk dibenarkan berdasarkan knowledge saat ini dan laporan pendapatan awal kuartal pertama.

Baca Juga:  Kongres AS melarang penggunaan AI Copilot Microsoft oleh staf, Axios melaporkan Oleh Reuters

Financial institution tersebut menyatakan: “Sehubungan dengan tantangan vertikal dalam bentuk Telekomunikasi dan Perusahaan, kami belum melihat perubahan subject material dalam niat belanja untuk meningkatkan harapan pemulihan, sementara belanja konsumen tampaknya berada pada titik terendah dan stagnan, namun hampir tidak menunjukkan tanda-tanda rebound.”



[ad_2]

2024-04-24 02:19:25

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru