Dilantik jadi Pj Bupati, Bey ingatkan Ade Zakir segera lakukan mitigasi bencana di KBB

- Penulis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung | SekitarKita.id,- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melantik Ade Zakir Hasim sebagai Pj Bupati Bandung Barat di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu, 15 Juni 2024.

Bey menegaskan beberapa hal kepada Ade Zakir Hasim soal bencana di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terus melanda wilayah tersebut.

Pasalnya, kata Bey, KBB merupakan salah satu daerah rawan bencana di Jabar dan kerap menelan korban jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang saya sampaikan masalah tanah bergerak mereka di Bandung Barat banyak yang tanah bergerak, bencana,” kata Bey kepada wartawan usai pelantikan.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melantik Ade Zakir Hasim sebagai Pj Bupati Bandung Barat di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu, 15 Juni 2024, (foto: tangkapan layar Instagram@prokompim_kbb)
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melantik Ade Zakir Hasim sebagai Pj Bupati Bandung Barat di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu, 15 Juni 2024, (foto: tangkapan layar Instagram@prokompim_kbb)

Oleh karena itu, Bey pun meminta Ade Zakir untuk sering turun ke lapangan memberikan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Sebab sebagian besar wilayah di KBB merupakan rawan longsor ketika terjadi hujan lebat.

“Jadi harus ada edukasi kepada masyarakat supaya berhati-hati. Itu kan terjadi saat kemarau panjang kemudian hujan, ya mudah-mudahan tidak terjadi lagi karena kita menuju kemarau tapi walaupun hujan kadang-kadang walaupun tidak lama tapi sering, itu bisa banget makanya harus berhati-hati,” ujarnya.

Baca Juga:  PAN Bandung Barat Sambut Positif Penambahan Dapil Pemilu 2029, Target Tambah Kursi DPRD

Tak hanya itu, Bey pun mengingatkan agar Ade Zakir menjaga integritas. Pasalnya, tiga kepala daerah di KBB terjerat kasus korupsi yaitu mantan Bupati Abu Bakar, Aa Umbara dan terakhir Arsan Latif.

Pihaknya percaya, bahwa Ade Zakir mampu mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Bandung Barat, mengingat Ade Zakir berangkat dari birokrasi internal KBB yaitu sebagai sekretaris daerah.

“Menjaga integritas ya. Dan mudah-mudahan karena beliau adalah sekda jadi sudah tahu betul aturan hukum yang mesti ditaati seperti apa,” terangya.

Sebagai informasi, penunjukan Ade Zakir sebagai Pj Bupati Bandung Barat tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pj Gubernur Jabar Nomor 100.2.1.3/4513/OTDA serta Keputusan Mendagri (Kepmen) Nomor 100.2.1.3-1308 tahun 2024 tentang pengangkatan Pejabat Bupati Bandung Barat.

Ade Zakir menggantikan posisi Arsan Latif karena terjerat kasus korupsi. Arsan Latif ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jabar pada Rabu 5 Juni 2024.

Arsan Latif ditetapkan tersangka dalam kapasitasnya sebagai Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI.

Baca Juga:  Lemahnya Pengamanan Satpol PP, Barang Berharga Milik Staf TPS3R DLH KBB Raib Dibobol Maling

Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan secara sistematis dalam kegiatan bangun guna serah (Build, Operate and Transfer/BOT) Pasar Sindang Kasih Cigasong, Kabupaten Majalengka.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Berita Terkait

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WIB

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB