Diungkap KDM, Alih Fungsi Lahan di Kaki Gunung Burangrang Diduga Pemicu Longsor Cisarua

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). foto: Abdul Kholilulloh

i

Lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti alih fungsi lahan di kaki Gunung Burangrang yang diduga menjadi penyebab utama terjadinya bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Bencana longsor tersebut menimbun sedikitnya 30 unit rumah warga serta merusak area perkebunan sayur yang berada di lereng perbukitan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, tercatat sebanyak 113 jiwa dari 34 kepala keluarga (KK) terdampak akibat longsor di Cisarua Bandung Barat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat meninjau langsung lokasi bencana, Dedi Mulyadi menilai bahwa wilayah tersebut seharusnya merupakan kawasan hutan dengan vegetasi lebat, bukan area pertanian sayuran.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (foto: Abdul Kholilulloh)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (foto: Abdul Kholilulloh)

“Bisa dilihat, ini daerah kemiringan yang seharusnya daerah hutan rimbun, sekarang berubah menjadi perkebunan sayuran dan pakai plastik,” ungkap Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat ditemui di lokasi longsor, Sabtu 24 Januari 2026.

Menurutnya, perubahan fungsi lahan dari hutan menjadi perkebunan sayur menyebabkan hilangnya daya resap air, sehingga tanah menjadi lebih mudah longsor saat hujan deras.

Baca Juga:  Memanas, Kelompok pro Israel dan Palestina terlibat bentrokan di Bitung Sulawesi Utara

“Kalau lihat ini saya sudah bisa menebak penyebabnya. Tanahnya subur, jadi mudah lepas,” jelasnya.

Related Posts

Dedi menambahkan, penggunaan plastik mulsa dalam pertanian turut memperparah kondisi karena menutup permukaan tanah dan menghambat penyerapan air.

Lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). foto: Abdul Kholilulloh
Lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). foto: Abdul Kholilulloh

Dari peristiwa ini, Dedi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan penataan ulang kawasan rawan bencana, termasuk mengembalikan fungsi lahan kritis sesuai peruntukannya.

“Kita ingin daerah-daerah rawan ini direlokasi saja. Fungsi-fungsi alam harus dikembalikan,” tegasnya.

Ia juga mengakui bahwa banyaknya bencana alam di Jawa Barat tidak terlepas dari kesalahan tata ruang sejak awal, khususnya di wilayah dengan kemiringan tinggi.

“Kita sudah salah dari awal. Daerah seperti ini tidak layak jadi kebun sayur. Seharusnya menjadi hutan bambu atau vegetasi dengan akar kuat,” tandas Dedi.

Baca Juga:  Ajang Pembinaan Atlet Voli Putri KBB, DPRD Cup Series 2 Antar Ngamprah Raih Trofi Juara

Pemprov Jabar berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kawasan rawan longsor, sekaligus mendorong rehabilitasi lingkungan guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gudang Rongsok di Parongpong Bandung Barat Dilalap Api, Warga Sempat Panik
Jaenal Aripin Raih 3 Medali di TLAXCALA Meksiko, Harumkan Nama Bandung Barat di Kancah Dunia
Musim Kemarau Picu Tiga Kebakaran Lahan dalam Sehari di Bandung Barat, Damkar Minta Warga Siaga
Sempat Dirawat, Dua Anak di Padalarang Diduga Alami Sesak Napas, Perusahaan Buka Suara
Terungkap! Mantan Kekasih Diduga Culik Gadis Asal Cililin, Pelaku Ditangkap Polisi di Bali
Debu Kapur Kepung SDN Gunungmasigit Bandung Barat, Aktivitas KBM Terganggu hingga Krisis Air Bersih
Rakerda Bapera Jabar, Wabup Sumedang Ajak Pemuda Nusantara Kawal Program Prioritas Asta Cita
Deden Terpilih sebagai Anggota BPD Desa Ciburuy Periode 2026–2034, Wakili Aspirasi Warga

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

Gudang Rongsok di Parongpong Bandung Barat Dilalap Api, Warga Sempat Panik

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15 WIB

Jaenal Aripin Raih 3 Medali di TLAXCALA Meksiko, Harumkan Nama Bandung Barat di Kancah Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:55 WIB

Musim Kemarau Picu Tiga Kebakaran Lahan dalam Sehari di Bandung Barat, Damkar Minta Warga Siaga

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:54 WIB

Sempat Dirawat, Dua Anak di Padalarang Diduga Alami Sesak Napas, Perusahaan Buka Suara

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Terungkap! Mantan Kekasih Diduga Culik Gadis Asal Cililin, Pelaku Ditangkap Polisi di Bali

Berita Terbaru