SEKITARKITA.id — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1447 H di Masjid As-Sidiq, Selasa (9/9/2025), menjadi momentum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat untuk mengajak masyarakat berdoa bersama, sekaligus memperkuat mitigasi menghadapi potensi bencana gempa Sesar Lembang.
Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan doa bersama dan istighosah penting dilakukan agar masyarakat tetap tenang, serta senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT.
“Saya mengajak bapak-ibu melihat di media sosial terkait Sesar Lembang. Kekuatan 29 km ini tentu menimbulkan keresahan. Karena itu, kami dari pemerintah daerah sudah mengambil langkah cepat melalui BPBD dan BMKG dengan sosialisasi serta mitigasi secara lahiriah. Namun, secara batiniah kita tetap butuh doa dari para ulama,” ujar Asep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Asep juga menekankan bahwa doa dan kebersamaan menjadi kunci kekuatan masyarakat Bandung Barat menghadapi potensi bencana.
“Segala sesuatu kita kembalikan kepada Allah. Mohon ampunan dan pertolongan-Nya, sebab hanya dengan izin Allah kita dapat terlindungi. Jangan tinggalkan salat lima waktu, karena itu kunci untuk mendapat pertolongan Allah,” tegasnya.
Asep Ismail juga menyampaikan apresiasi kepada Sekda Bandung Barat, Ade Zakir, selaku Ketua TAPD, yang telah menginisiasi penyelenggaraan acara tersebut.
Pemkab Bandung Barat menegaskan komitmennya dalam mengantisipasi ancaman gempa Sesar Lembang.
Melalui koordinasi dengan BPBD dan BMKG, langkah-langkah sosialisasi serta mitigasi bencana terus digencarkan.
“Ketika umaro dan ulama bersatu, insya Allah kita bisa menjaga dan membangun Bandung Barat. Damai itu kuncinya, mari kita bergandengan tangan menghadapi tantangan ini,” pungkas Asep.
Bupati Jeje: Ukhuwah Kunci Bandung Barat Amanah
Acara Maulid Nabi ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Barat, H. Jeje Ritchie Ismail, yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi bukan hanya ritual seremonial, tetapi juga momentum memperkokoh ukhuwah. Dengan ukhuwah yang kuat, insya Allah Bandung Barat dapat menjadi daerah yang amanah, sejahtera, dan diridhoi Allah SWT,” kata Jeje.
Kegiatan Tabligh Akbar kali ini mengusung tema “Mempererat Ukhuwah, Mewujudkan Bandung Barat Amanah”.
Ratusan jamaah dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan memadati Masjid As-Sidiq, dengan suasana khidmat yang dipenuhi lantunan shalawat dan dzikir.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan







