SEKITARKITA.id – Dua atap rumah kontrakan di Kampung Gantungan, RT03/RW08, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, ambruk setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Peristiwa tersebut terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah Padalarang, pada Jumat (18/4/2025) sekitar pukul 16.20 WIB.
Salah satu penghuni kontrakan, Kasno (50) mengungkapkan dirinya sedang berada di ruang tamu saat terdengar suara gemuruh keras dari luar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hujan deras membawa angin kenceng, tadi pas di dalam dengar suara kenceng ‘bruk’, pas keluar atap rumah sudah ambruk,” ujar Kasno saat ditemui di lokasi kejadian oleh tim SEKITARKITA.id.
Menurut Kasno, atap rumah ambruk akibat tertimpa tiang coran bangunan yang roboh. Tiang tersebut berada tepat di depan rumah kontrakan dan tidak mampu menahan terpaan angin kencang.
“Bangunan kontrakan ini memang sudah tua. Satu saya tempati, satunya lagi milik sekuriti yang sedang kerja. Tiang coran di depan rumah roboh kena angin dan menimpa atap dua rumah, nggak kuat nahan,” jelasnya.
Selain merusak bangunan, kejadian ini juga menyebabkan satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi D 2371 UDZ milik Kasno tertimpa puing-puing. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Motor saya kena puing, tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saya, istri, dan anak sekarang mengungsi ke rumah saudara karena takut ada kejadian susulan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, kerugian akibat peristiwa tersebut belum bisa ditaksir. Kasno berharap adanya bantuan dari pemerintah atau perusahaan sekitar untuk perbaikan rumahnya yang rusak.
“Belum tahu total kerugiannya. Saya cuma bisa berharap ada bantuan, terutama dari pemerintah,” tegasnya.
Pascakejadian, warga bersama aparat desa, Babinsa, serta petugas dari Kecamatan Padalarang segera melakukan pembersihan puing-puing di lokasi.
Petugas BPBD Kabupaten Bandung Barat, Heri Suhaeri, yang turut meninjau lokasi menyatakan pihaknya tengah melakukan pendataan dan assessment awal.
“Saya sudah ke lokasi, sekarang sedang dilakukan pendataan kerusakan, bantuan logistik besok kemungkinan datang,” kata Heri menandaskan.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan







