Fakta Paling kekinian Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Bocoran Sosok dan Tabiat Pelaku

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Penggeledahan terjadi di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jumat, 7 November 2025.
  • Siswa kelas XII dengan inisial FN, berusia 17 tahun.
  • FN terus menerus menjadi penderita bullying dan mempunyai kecenderungan tertutup, diprediksi melakukan tindakan tersebut sebagai bentuk balasan.
  • Ledakan mengakibatkan sejumlah siswa dan staf terluka, sementara waktu FN masih dalam kondisi hidup dan sedang dirawat di rumah sakit.
  • Di rumah FN ditemukan bahan kimia dan bubuk yang mencurigakan, sementara waktu motif pasti masih dalam proses penyelidikan.

AdinJava– Tersangka ledakan di SMAN 72 Jakarta diduga merupakan seorang siswa aktif dengan inisial FN.

Data diri dan kehidupan sehari-hari FN mulai terungkap berdasarkan keterangan beberapa saksi, termasuk teman sekelas, keluarga, serta tetangga di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari Jumat (7/11/2025) malam, rumah FN di wilayah Jakarta Utara dilakukan penggeledahan oleh tim Laboratorium Forensik Pusat (Puslabfor) Mabes Polri bekerja sama dengan Densus 88.

Pada penggeledahan tersebut, petugas terlihat membawa beberapa bungkusan berwarna cokelat, salah satunya tertulis paket yang berisi bubuk.

Berikut beberapa fakta mengenai ledakan di SMAN 72 Jakarta yang telah dikumpulkan AdinJavadari dalam artikel Tribunnews.com dengan judulDasco Menerima Informasi Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Hidup, Saat Ini Sedang Dapatkan Perawatan,Pelaku Peledakan di SMAN 72 Jakarta Tidak Terlihat Setelah Masuk Sekolah, Ini Pernyataan Ketua RT, danTribunJakarta.com di artikel berjudul Foto Tersangka Pelaku Ledakan Beredar, Seorang Ibu Menangis Datangi SMAN 72: Itu Fadel Keponakan Saya!

 

Baca Juga:  Singgih Januratmoko: Soeharto Layak Dijadikan Pahlawan Nasional

Orang Tua di Luar Negeri, Aunt FN Mengamuk di Sekolah

Seorang perempuan menangis hebat di halaman SMAN 72 Jakarta setelah terjadi ledakan pada siang hari Jumat. Ia menyatakan dirinya sebagai bibi FN, sedangkan orang tua FN diketahui sedang berada luar negeri.

Perempuan berkerudung itu datang ke sekolah setelah lihat beredarnya foto seorang siswa laki-laki yang tergeletak dengan beberapa senjata di dekat tubuhnya.

“Siapa Fadel? Dia siswa kelas XII, tadi saya melihat fotonya. Saya adalah bibinya, orangtuanya bepergian jauh (ke di luar negeri),” ungkapnya sambil menangis.

Kemudian, perempuan itu secepatnya masuk ke arena sekolah guna mencari tau keberadaan keponakannya, sampai dalam hal apa pun ia menghilang.

Tokoh FN Menurut Teman Sekolah: Penderita Perundungan dan Tak henti-hentinya Sendirian

Berdasarkan keterangan ZA, siswa kelas XI SMAN 72 Jakarta, FN diketahui sebagai seseorang yang diam dan terus menerus menjadi penderita bullying.

“Penderita diintimidasi di sekolah, dia selalu bepergian sendirian ke mana-mana. Dia terus menerus mengenakan jas putih,” ujar ZA.

Baca Juga:  Daftar Samsung Galaxy M55s menyampaikan debutnya di pasar

ZA juga mengira, tindakan FN dipicu oleh hasrat untuk membalas dendam terhadap para pelaku perundungan.

“Seperti ingin membalaskan dendam kepada para penderita, ingin menargetkan pelaku bullying tapi malah menyerang semua orang,” tambahnya.

ZA menyampaikan terjadi tiga ledakan di tempat yang berbeda, yaitu mushola, kantin, dan arena kumpul siswa.

“Ungkapnya dia membuat bom sendiri, lalu mengendalikan penguncian di tiga wilayah,” ungkapnya.

FN Masih Hidup dan Menerima Perawatan

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa pelaku ledakan masih dalam kondisi hidup dan sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.

“Saya menerima informasi bahwa masih dalam proses operasi,” ujar Dasco saat mengunjungi penderita di Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih.

Dasco memastikan bahwa pelaku adalah seorang siswa berusia 17 tahun, namun enggan mengungkap identifikasi lengkapnya.

Keterangan Ketua RT: FN Tak henti-hentinya Tidak Aktif Berinteraksi

Denny, ketua RT di lingkungan tempat tinggal FN, mengungkapkan bahwa FN dikenal sebagai anak yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan orang lain sejak kumpul di bangku SMA.

“Setelah masuk SMA, dia lebih tertutup,” ungkapnya.

Ia menambahkan, FN jarang berada di luar rumah dan tidak terus menerus tetap berkorespondensi dengan tetangga.

Polisi Menyelidiki Alasan dan Bukti yang Ada

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan keterkaitan motif pelaku, termasuk dugaan bullying yang dialami FN.

Baca Juga:  Huawei MatePad Pro 12.2 (2024) memulai debutnya dengan OLED lapisan ganda, MatePad Air (2024) ikut serta

“Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai motif, apakah yang bersangkutan merupakan penderita bullying, hal ini juga masih kita selidiki,” ungkapnya.

Petugas masih menunggu hasil penyelidikan lokasi kejadian dan pemeriksaan saksi.

Budi menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa cemas sebab kondisi sementara sudah dalam penguasaan.

Kronologi Kejadian

Kebakaran terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta saat pelaksanaan salat Jumat sedang berlangsung.

Seorang siswa kelas XII, A, menyampaikan bahwa ledakan pertama terdengar dari sisi belakang masjid dan diikuti dengan aroma bahan kimia.

“Pas mau selesai berdoa tiba-tiba saja ada yang meledak di belakang. Kondisi setelah ledakan langsung tercium bau petasan, bau bahan kimia,” ujar A.

Ledakan dikarenakan puluhan siswa dan staf terluka, beberapa di antaranya merasakan luka bakar.

Para penderita dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Petugas kepolisian dan tim Gegana Brimob Polri secepatnya melakukan pencarian di lokasi tersebut.

Mencapai malam, lingkungan sekolah tetap dipertahankan keamanannya oleh pasukan gabungan dari Polri dan TNI.

Ikuti berita paling kekinian lainnya melalui saluran berikut: Channel WA, Fb, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram 



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru

Proses penyembelihan dilaksanakan langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Cikamuning, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (27/5/2026). foto: Abdul Kholilulloh

Tak Berkategori

Jeje Ritchie Kurban Sapi Jumbo 1 Ton di RPH Dispernakan Bandung Barat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:28 WIB

Ilustrasi pengamen cosplay pocong (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB