Karawang | SekitarKita.id,- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang, Mari Fitrian mengungkapkan sepanjang penyelenggaraan Pemilu banyak pihak coba lakukan intervensi baik itu dari perorangan maupun partai politik.
Hal ini dikatakan ketua KPU Karawang Mari Fitrian saat membuka rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang digelar di ballroom hotel Akshaya Karawang, Senin (26/02/2024).
Ia juga menyebut, bahwa frekunsi politik Pemilu 2024 ini sangat tinggi. Sehingga membuat ia dan komisioner melakukan pekerjaan diluar dari pada dikantor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meskipun banyak mengintervensi, alhamdulillah kami sampai hari ini masih berdiri di tengah, ditengah kepentingan bapak/ibu ditengah kepentingan partai politik ditengah kepentingan calon perorangan dan ditengah kepentingan calon presiden dan wakil presiden,” kata Mari Marian kepada wartawan usai acara.
“Alhamdulillah sampai hari ini dan kedepan kami masih menjaga integritas kami sebagai penyelenggara Pemilu,” sambung dia.
Ia menjelaskan, rapat pleno terbuka tingkat Kabupaten ini digelar mulai tanggal 26 Februari sampai 03 Maret 2024. Mari mengaku bahagia atas partisipasi dan support dari semua pihak, terutama dari peserta Pemilu tahun 2024.
“Sejauh ini semuanya sangat support bagaimana penyelenggaraan Pemilu, mulai dari tahapan sosialisasi, kampanye dan pencoblosan di Kabupaten Karawang aman, tertib, lancar dan terkendali. Memang ada dinamika sedikit, tetapi itu bagian dari perjalanan bangsa kita,” ujarnya.
Tak luput ia ucapkan terimakasih kepada jajaran petugas TNI Polri yang membantu mengamankan jalannya Pemilu, dikatakan Mari, dengan kolaborasi penthahelix ini mampu menciptakan pemilu damai diwilayah Karawang.
“Terimaksih untuk petugas gabungan yang membantu pengamanan yang baik, sehingga Pemilu berjalan aman dan kondusif. Mohon doanya agar jalannya proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Kabupaten Karawang berjalan dengan lancar, aman dan tertib,” jelas dia.
“Mari junjung tinggi sportifitas. Kami menyiapkan ruang-ruang khusus untuk menyampaikan saran dan masukan tetapi ada tata tertibnya. Sekali lagi kami sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa semua pihak,” sambungnya.
Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi ini, sambung dia, sudah diatur PKPU 5 tahun 2024, dimana peserta yang hadir itu dibatasi.
Untuk perwakilan saksi dari partai politik (parpol) hanya satu orang, lalu dari pasangan capres dan cawapres satu orang, dan dari DPD satu orang.
“Karena memang aturan dari PKPU seperti itu, tapi dimandatnya itu bisa dua orang dua orang, jadi bisa bergantian masuknya, mohon untuk dipahami dan dimengerti oleh para pimpinan parpol. KPU Sendiri menyediakan media centre untuk menyaksikan melalui live streaming,” jelasnya
Dikatakan Mari Fitriana kembali, bahwa rekapitulasi perhitungan perlohena suara Pemilu 2024 ada beberapa Kecamatan masih berjalan proses rekap, namun itu tidak menjadi masalah.
“Kami sengaja menggelar pleno ditengah proses rekap tingkat Kecamatan karena dikasih waktu maksimal sampai 6 Maret 2024. Maka untuk mengejar itu, kami menggelar pleno ini di tengah masih banyak Kecamatan yang menggelar pleno,” tuturnya.
“Apalagi di Kecamatan yang gemuk DPTnya. Sambil proses rekap disini teman-teman di Kecamatan juga sama jadi semua berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” tandasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Daerah (Asda) 1 Bagian Pemerintahan, Eka Sanatha mewakili Bupati Karawang, jajaran Forkompimda Karawang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Karawang, Bawaslu dan saksi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden serta saksi Partai Politik serta saksi DPD.
Laporan: Andyka Nugroho
Editor: Abdul Kholilulloh








