Sekitar Kita.ID – Pergerakan pemudik mulai memadati kawasan Simpang Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada H-2 Lebaran 1446 H, Sabtu (29/3/2025).
Diperkirakan, hari ini menjadi puncak kepadatan lalu lintas seiring dengan dimulainya cuti bersama dan libur sekolah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Fauzan Azima, mengungkapkan bahwa bergulirnya pemudik terus terjadi sejak H-5 hingga H-2 Lebaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hingga saat ini tercatat sekitar 40-60 persen pemudik menggunakan roda dua maupun roda empat yang tersebar di Padalarang,” ujarnya, Jumat (28/3/2025).
Puncak kepadatan kendaraan di jalur Padalarang diprediksi terjadi pada H-3, dengan periode kepadatan berlangsung hingga H-1.
“Hari ini puncaknya, karena semua sudah mulai cuti bersama dan anak-anak sekolah juga sudah libur,” tambah Fauzan.
Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan bahwa arus mudik Lebaran tahun ini lebih merata berkat kebijakan Gubernur Jawa Barat yang memberikan waktu libur.
Kebijakan ini berdampak pada penyebaran arus pemudik, sehingga tidak terjadi pembekuan di satu titik tertentu.
Selain itu, Fauzan juga menambahkan bahwa ia telah menjalankan proses Gubernur Dedi Mulyadi untuk memberikan kompensasi bagi sejumlah kusir delman di Padalarang.
“Dari pihak Provinsi kemarin sudah memberikan kompensasi kepada 10 kusir delman yang beroperasi di Tagog Padalarang, dengan syarat penghentian operasional mereka selama arus mudik dan balik Lebaran 2025,” jelasnya.
Dengan semakin meningkatnya volume kendaraan, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghindari perjalanan di jam-jam rawan kepadatan guna memastikan perjalanan mudik yang lebih nyaman dan aman.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








