Hati Ibu Mana Tak Hancur, Rika Dikirimi Video Anaknya Bersimbah Darah di Bandung Barat 

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu korban, Rika (23), warga Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

i

Ibu korban, Rika (23), warga Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali mengguncang Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri di Kecamatan Cipongkor.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026 itu kini ditangani Satreskrim Polres Cimahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diduga mengalami pemukulan setelah menolak kembali ke rumah ayahnya usai mengunjungi keluarga sang ibu.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, hidung korban dikabarkan mengeluarkan darah dan ditemukan sejumlah luka di bagian wajah serta paha.

Ibu korban, Rika (23), warga Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)
Ibu korban, Rika (23), warga Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

Ibu korban, Rika (23), mengaku masih terpukul atas kejadian yang menimpa anak semata wayangnya.

“Itu anak saya satu-satunya. Kejadiannya hari Minggu lalu,” ujar Rika saat ditemui di kediamannya di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Jumat (31/7/2026).

Related Posts

Menurut Rika, dirinya telah berpisah dengan mantan suaminya yang berinisial D. Meski demikian, anak mereka selama ini tinggal bersama sang ayah di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor.

Baca Juga:  Steve Ewon Dukung Kebijakan Dedi Mulyadi, Tindak yang Merusak Ekosistem Alam di Bandung Barat 

Peristiwa bermula ketika korban berada di rumah nenek dari pihak ibu. Saat hendak diajak pulang oleh ayahnya, bocah tersebut menolak sehingga diduga memicu emosi pelaku.

“Kita sudah pisah, cuma anak tinggal di sana. Waktu itu anak saya dibawa ke rumah mamah saya. Pas mau dibawa pulang lagi sama bapaknya, dia tidak mau pulang. Dipaksa, tapi tetap tidak mau,” ungkap Rika.

Tak lama setelah itu, korban diduga mengalami tindakan kekerasan. Berdasarkan keterangan saksi yang diterima Rika, anaknya dipukul dan dijambak hingga mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

“Anak saya dipukul dan disiksa. Darah keluar dari hidung. Luka juga ada di pipi kanan-kiri dan paha kanan,” tuturnya.

Meski mengalami kejadian traumatis, kondisi korban saat ini disebut mulai membaik. Rika mengatakan, putranya sudah kembali beraktivitas dan tampak ceria seperti biasanya.

“Alhamdulillah sekarang sudah ceria lagi. Kelihatannya baik-baik saja,” katanya.

Kasus ini menjadi sorotan karena kembali menambah daftar kekerasan terhadap anak yang diduga terjadi di lingkungan keluarga, yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga:  A: Sisi menyala T -pop dengan debut 'Saus Ikan' yang belum menikah ': Temui staf anak laki -laki yang muncul dan kontributornya - Kpoppie

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan oleh Satreskrim Polres Cimahi.

“Terduga pelaku sudah kami amankan juga,” kata Faruk saat dikonfirmasi.

Informasi yang dihimpun, terduga pelaku diamankan pada Kamis (30/7/2026) sore. Sebelum ditangkap, yang bersangkutan disebut sempat berusaha melarikan diri dan diduga disembunyikan oleh keluarganya.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami motif dugaan penganiayaan, termasuk alasan pelaku merekam aksi kekerasan tersebut.

“Saat ini masih diperiksa terkait motif dan keterangan lainnya. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” tandas Faruk.

Polres Cimahi memastikan proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap anak, terutama di tengah persoalan keluarga pascaperceraian, agar konflik orang dewasa tidak berujung pada kekerasan terhadap anak.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi IV DPRD KBB Sidak Pabrik Kapur yang Viral Disorot Dedi Mulyadi, Ini Temuannya
Jelang Musda V Golkar KBB, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka hingga 1 Agustus 2026
Bangkitkan Seni Religi LASQI, Bupati KDS: Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Festival Qasidah Nasional
Sadis! Pria di Bandung Barat Diduga Aniaya Anak Kandung, Dalih Agar Istri Kembali
Tiga Jongko Pedagang di Pasar Barukai Hancur Diterpa Angin Helikopter, SPN Polda Jabar Siap Ganti Rugi 
Asep Dendih Resmi Menjabat Kadishub Bandung Barat, Plt Kadisdik: Sosok Teladan bagi Kami
Pemkab Bandung Barat Lantik 112 Kepsek, Disdik Targetkan Kekosongan Jabatan Tuntas Tahun 2026
Menyoal UMSK 2026, Ketua Komisi IV DPRD KBB Bakal Surati Gubernur, Minta Patuhi Putusan PTUN

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Hati Ibu Mana Tak Hancur, Rika Dikirimi Video Anaknya Bersimbah Darah di Bandung Barat 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Komisi IV DPRD KBB Sidak Pabrik Kapur yang Viral Disorot Dedi Mulyadi, Ini Temuannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:20 WIB

Jelang Musda V Golkar KBB, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka hingga 1 Agustus 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:09 WIB

Bangkitkan Seni Religi LASQI, Bupati KDS: Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Festival Qasidah Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:08 WIB

Sadis! Pria di Bandung Barat Diduga Aniaya Anak Kandung, Dalih Agar Istri Kembali

Berita Terbaru