IMDG Code: Pedoman Aman Penanganan Barang Berbahaya di Laut

- Penulis

Jumat, 20 September 2024 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMDG Code: Pedoman Aman Penanganan Barang Berbahaya di Laut

[ad_1]

SekitarKita.id – IMDG Code adalah standar internasional yang diterapkan oleh International Maritime Group (IMO) untuk mengawasi penanganan, penyimpanan, dan pengangkutan barang berbahaya melalui laut. Kode ini meliputi berbagai jenis barang berbahaya seperti bahan kimia beracun, gasoline bertekanan, dan bahan mudah terbakar, serta memberikan panduan lengkap tentang pengemasan, pelabelan, dan dokumentasi. Tujuannya adalah untuk meminimalkan risiko sepanjang proses pengangkutan dan menjaga keselamatan semua pihak yang terlibat.

IMDG Code menetapkan prosedur penting dalam penanganan barang berbahaya, termasuk data diri, pengemasan yang sesuai, pelabelan, dan penandaan. Selain itu, dokumen pengangkutan yang memuat informasi rinci tentang barang harus segera selalu tersedia. Barang-barang tersebut harus segera disimpan dan ditumpuk dengan aman agar tidak terjadi interaksi yang berbahaya. Sepanjang pengangkutan, barang harus segera dipantau secara rutin untuk mencegah kebocoran atau kerusakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Indonesia, standar IMDG Code telah diadopsi melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 16 Tahun 2021, yang mengharuskan semua pihak yang menangani barang berbahaya di pelabuhan mempunyai sertifikasi. Sertifikasi ini menjamin bahwa pekerja mempunyai kompetensi yang sesuai dengan standar internasional dalam menangani barang berbahaya, dengan begitu bisa meminimalisir risiko kecelakaan dan melindungi lingkungan.

Baca Juga:  Pembalut Malam, Solusi Nyaman Saat Menstruasi

Port Academy menawarkan program Diklat IMDG Code untuk melatih pekerja di sektor pelabuhan agar memahami dan menuruti standar IMDG Code. Dengan sertifikasi ini, para pekerja tidak hanya memenuhi regulasi, namun juga membantu melindungi nyawa, infrastruktur, dan lingkungan dari potensi bahaya akibat penanganan barang berbahaya yang tidak tepat. Program ini penting untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di pelabuhan.

Sumber : VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Atlet asal Kabupaten Bandung Barat, Jaenal Aripin, dan para atlet Indonesia didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, usai penyerahan simbolis medali emas pada ajang Grand Prix Para Athletics 2026 yang berlangsung di Tunisia. (Foto: dok. NPCI KBB).

Bandung Barat

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:46 WIB