Instruksi Gubernur Disikapi Serius, Bupati Jeje Minta Inspektorat Audit Dana Desa di KBB

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, merespons instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang meminta seluruh kepala daerah hingga camat dan kepala desa untuk mempublikasikan penggunaan anggaran melalui media sosial sebagai bentuk transparansi publik.

Jeje menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mendukung penuh kebijakan tersebut.

Bahkan, menurutnya, langkah keterbukaan informasi anggaran telah lebih dulu dilakukan oleh Pemkab Bandung Barat sebelum terbitnya Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transparansi anggaran sudah kami lakukan sejak beberapa bulan lalu. Laporan pemasukan dan pengeluaran anggaran sudah kami publikasikan melalui media sosial, bahkan sebelum edaran itu diterbitkan,” ujar Jeje saat ditemui di lingkungan Pemkab Bandung Barat, Kamis (8/1/2026).

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurut Jeje, kebijakan publikasi anggaran melalui media sosial merupakan langkah positif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Keterbukaan informasi dinilai mampu mendorong partisipasi publik sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan anggaran.

Ia menilai, di era digital saat ini, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara langsung bagaimana anggaran daerah dikelola dan digunakan. Oleh karena itu, media sosial menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi secara cepat dan transparan.

Baca Juga:  Polsek Padalarang Ringkus Pelaku Pencurian di Kantor PUTR Bandung Barat

“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menjalankan tata kelola yang bersih, terbuka, dan akuntabel,” katanya.

Lebih lanjut, Jeje menyatakan Pemkab Bandung Barat akan menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Barat dengan menginstruksikan seluruh kecamatan hingga pemerintah desa di wilayah KBB untuk melakukan hal serupa, yakni mempublikasikan anggaran secara terbuka kepada masyarakat.

“Nanti ke seluruh desa juga akan dilakukan hal yang sama. Transparansi ini harus sampai ke tingkat paling bawah agar masyarakat benar-benar tahu dan bisa mengawasi,” ucapnya.

Tak hanya soal publikasi anggaran, Jeje juga menegaskan komitmennya dalam pengawasan penggunaan dana desa. Ia memastikan audit dana desa di seluruh Kabupaten Bandung Barat akan dilakukan secara menyeluruh.

Untuk itu, Jeje mengaku telah memerintahkan Inspektorat Kabupaten Bandung Barat agar melakukan audit terhadap pengelolaan anggaran, baik di tingkat desa maupun perangkat daerah lainnya.

“Tentunya semua akan diperiksa. Inspektorat akan kami perintahkan untuk melakukan audit,” tegasnya.

Jeje juga mengingatkan agar seluruh anggaran yang dikelola, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, benar-benar digunakan untuk kepentingan pembangunan yang memberikan dampak nyata dan positif bagi masyarakat.

Baca Juga:  Pria Mirip Bahlil Viral, Diduga Terlihat Santai dengan Minuman Whisky Hibiki Seharga Rp 29 Juta

Ia berharap, dengan adanya transparansi anggaran dan pengawasan yang ketat, pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Bandung Barat dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta bebas dari penyimpangan.

“Kami ingin anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan hanya tertib administrasi, tapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” pungkasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran
Dinkes KBB Belum Pastikan Dugaan Keracunan MBG, Sampel Makanan Tak Tersedia
Tragis! Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Gudang Warung Sembako Bandung Barat

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Minggu, 13 September 2026 - 21:57 WIB

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 September 2026 - 15:54 WIB

Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Berita Terbaru

Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026) malam. Foto: istimewa

Bandung Barat

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:57 WIB