Jabar Bergerak hadir pulihkan rasa trauma mendalam bagi korban longsor di KBB

- Penulis

Senin, 25 Maret 2024 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Senyum haru terlihat nampak dari Susi (38) seorang pengungsi korban terdampak longsor dan banjir bandang usai bertemu Athalia Praratya di aula Gor Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (25/03/2024).

Sore itu, gemuruh suara emak-emak dan anak-anak di gedung pengungsian menyambut hangat kedatangan Athalia istri Ridwan Kamil (mantan Gubernur Jawa Barat), didampingi istri Hengki Kurniawan, Sonya Fatmala bersama tim Jabar Bergerak.

Dijuluki bunda cinta, Athalia dan Sonya kompak mengenakan rompi Jabar Bergerak, mereka hadir penuh kasih, berkeliling menyapa warga terdampak dipengungsian sembari membagikan bingkisan snak coklat kepada anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Susi, merupakan satu dari sekian banyak warga Kampung Gintung, RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terdampak bencana longsor.

Ratusan pengungsi di GOR Cibenda, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Ratusan pengungsi di GOR Cibenda, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia merasakan senang, ditengah keterpurukan warga di Desa Cibenda, pemerintah maupun non pemerintah hingga relawan turut hadir untuk membantu meringankan beban korban terdampak.

Kendati itu, warga bersedih karena bencana longsor telah merenggut rumah tinggal serta kehilangan sanak saudara. Ada getir dan trauma yang masih membekas.

Baca Juga:  16 Pelajar Terlibat Pembacokan di Bandung Barat, Satu Diantaranya Buron

“Terimakasih ibu Athalia dan ibu Sonya sudah mau mampir nengok kami, seneng bisa ketemu,” ujar Susi dengan haru, Senin.

Related Posts

Ia mengaku, sudah tak lagi betah tinggal dipengungsian, apa boleh buat, rumah yang dihuni bersama keluarganya itu hancur lululantak disapu derasnya banjir bandang dan longsor.

“Rumah saya hancur sebagian, sudah tidak ada lagi barang-barang yang bisa diselamatkan, sebenarnya udah enggak betah disini (pengungsian) mau tinggal dimana lagi kalau enggak disini,” ujarnya.

“Kami juga trauma kalau denger air hujan, takut,” sambungnya.

Ia meminta, pemerintah segera bertindak dengan lakukan perbaikan rumah, Susi pasrah jika harus direlokasi ke tempat yang lebih aman dari bencana.

Pihaknya juga berharap pemerintah bisa memberi kepastian hunian di masa mendatang serta menemukan korban yang masih hilang.

Baca Juga:  Libur Panjang, Transera Waterpark Bekasi Dipadati Pengunjung, Wahana Baru Jadi Daya Tarik 

“Semoga segera ada jalan terbaik, agar bisa tinggal dirumah yang nyaman, yang terpenting saat ini mencari korban yang masih hilang, terimkasih pemerintah Kabupaten Bandung Barat TNI Polri dan relawan yang udah membantu kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jabar Bergerak, Athalia Praratya mengatakan, memastikan ratusan korban longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapat pemulihan trauma atau trauma healing.

Ketua Jabar Bergerak, Athalia Praratya didampingi Sonya Fatmala, Ketua Jabar Bergerak KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Jabar Bergerak, Athalia Praratya didampingi Sonya Fatmala, Ketua Jabar Bergerak KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kami (Jabar Bergerak ) akan bekerjasama Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) untuk memberi layanan kesehatan mental,” kata Athalia usai meninjau korban longsor di Posko Pengungsian Desa Cibenda, Senin 25 Maret 2024.

Ia merinci, dari hasil assessment petugas BPBD KBB, dan tim SAR gabungan, bencana longsor dan banjir bandang tidak hanya merusak rumah dan harta benda warga. Tapi juga mengguncang sisi mental.

“Mereka kehilangan sanak saudara. Selain masyarakat, sasaran utama trauma hiling adalah anak-anak.

“Kita akan turunkan teman-teman Himsi terutama teman-teman di bidang mental health datang dan memberikan bantuan karena terutama anak-anak ini mereka dalam keadaan kebingungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Wapres Gibran Umumkan AI Masuk Kurikulum Sekolah Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

Selain bantuan pemulihan mental, lanjut dia, pihaknya ikut memberikan bantuan sembako dan sejumlah logistik kepada warga terdampak longsor.

“Jadi saya hari ini bersama teman-teman Jabar Bergerak Pramuka dan juga dari masyarakat peduli itu hadir untuk melihat kondisi warga,” tandasnya.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB