Jelang Libur Nataru 2026, Bupati Jeje Ultimatum Praktik Getok Harga Parkir di Wisata Lembang

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengultimatum oknum yang berani melakukan praktik getok harga parkir maupun pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan di kawasan wisata Lembang jelang Nataru 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengultimatum oknum yang berani melakukan praktik getok harga parkir maupun pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan di kawasan wisata Lembang jelang Nataru 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id– Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengultimatum oknum yang berani melakukan praktik getok harga parkir maupun pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan di kawasan wisata Lembang menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Jeje menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan yang merugikan masyarakat, khususnya wisatawan. Menurutnya, kawasan wisata seperti Lembang merupakan wajah Bandung Barat di mata pelancong dari luar daerah.

“Tentu kami koordinasi dengan Forkopimda dan aparat setempat untuk mengantisipasi adanya praktik getok harga parkir. Jika pun ditemukan, kami pastikan akan ditindak tegas,” ujar Jeje saat ditemui SEKITARKITA.id usai acara pelantikan DPD KNPI KBB di gedung B, kompleks pemkab Bandung Barat, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memasuki momen libur Natal dan Tahun Baru 2026, kawasan wisata Lembang diperkirakan kembali diserbu wisatawan dari berbagai daerah. Lonjakan kunjungan ini hampir setiap tahun diikuti sejumlah persoalan, terutama terkait keterbatasan lahan parkir di sejumlah objek wisata.

Baca Juga:  Pilu, Cerita Keluarga Anaknya Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Cimahi
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengultimatum oknum yang berani melakukan praktik getok harga parkir maupun pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan di kawasan wisata Lembang jelang Nataru 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengultimatum oknum yang berani melakukan praktik getok harga parkir maupun pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan di kawasan wisata Lembang jelang Nataru 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

Beberapa kasus getok harga parkir di Lembang sebelumnya sempat viral di media sosial. Meski sebagian berakhir damai, praktik tersebut tetap menimbulkan keresahan dan mencoreng kenyamanan wisatawan yang berlibur ke Bandung Barat.

Jeje menuturkan, pengawasan akan difokuskan pada wilayah-wilayah wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang, dengan Lembang sebagai salah satu titik perhatian utama.

Menurutnya, tindakan yang merugikan wisatawan tidak hanya mencederai rasa aman, tetapi juga berpotensi merusak citra pariwisata Bandung Barat secara keseluruhan.

“Khususnya di wilayah wisata. Kami akan komunikasikan dengan Polres Cimahi, apa pun tindakan yang merugikan masyarakat harus ditindak tegas,” tegasnya.

Praktik getok harga parkir umumnya muncul akibat ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan wisatawan dan kapasitas parkir yang tersedia di lokasi wisata. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menarik tarif di luar ketentuan.

Pemerintah Bandung Barat, kata Jeje, memastikan akan meningkatkan koordinasi lintas instansi guna mencegah terulangnya praktik serupa selama periode libur akhir tahun. Langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan, keamanan, dan kepercayaan wisatawan.

Baca Juga:  Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 

Jeje pun mengingatkan seluruh pihak agar tidak memanfaatkan momentum libur panjang untuk kepentingan pribadi dengan mengorbankan kepentingan publik.

“Di Bandung Barat jangan sampai ada yang memanfaatkan momen libur untuk mencari keuntungan pribadi, tapi justru merugikan masyarakat,” pungkasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru