Kasus Keracunan Massal MBG di KBB Tembus 1.309 Siswa, Puluhan Masih Dirawat

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Keracunan Massal MBG di KBB Tembus 1.309 Siswa, Puluhan Masih Dirawat

SEKITARKITA.id- Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) semakin memprihatinkan.

Hingga Jumat (26/9/2025), jumlah korban di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas tercatat mencapai 1.309 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Berdasarkan data sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, dari total kasus tersebut, 65 siswa masih menjalani perawatan intensif, sementara 1.244 siswa telah dinyatakan sembuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puluhan siswa masih di rawat di GOR Kecamatan Cipongkor imbas keracunan makanan MBG, Jumat 26 September 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)
Puluhan siswa masih di rawat di GOR Kecamatan Cipongkor imbas keracunan makanan MBG, Jumat 26 September 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)

Rincian Korban Keracunan MBG

-Desa Cihampelas: 198 kasus, 27 siswa masih dirawat

-Desa Neglasari: 718 kasus, 38 siswa masih dirawat

-Desa Sirnagalih: 393 kasus, seluruh korban telah pulih

Pantauan Sekitarkita.id di lapangan menunjukkan suasana darurat masih berlangsung. Posko darurat di GOR Kecamatan Cipongkor dipenuhi korban yang terus berdatangan.

Tangisan dan jeritan kesakitan siswa terdengar di tengah kepanikan para orang tua yang berusaha menenangkan anak-anak mereka. Sejumlah korban dilaporkan mengalami sesak napas, muntah, kram, hingga kejang-kejang.

Encep (46), orang tua salah satu korban dari SMKN Pembangunan, mengaku anaknya sudah lima hari menjalani perawatan di posko darurat.

Baca Juga:  Prabowo Bicara di APEC CEO Summit 2024: Masa Depan Ekonomi Kawasan Pasifik Cerah

“Anak saya cuma makan sedikit daging ayam, melon, dan tomat dari menu MBG. Tidak lama kemudian langsung sakit hebat sampai kram. Saya tidak tega melihat dia kesakitan,” tuturnya dengan suara bergetar.

Kisah serupa dialami Cucu Aidah (46), orang tua dari Tiara (8), siswi kelas 3 SD Sirnagalih.

“Anak saya hanya makan melon saja, tapi langsung kesakitan. Dia sampai harus dirawat tiga hari di posko darurat,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Hingga kini, penyebab utama keracunan massal tersebut masih belum dipastikan. Aparat kesehatan bersama pihak terkait terus melakukan penanganan darurat dan pemantauan intensif.

Kasus ini menambah panjang daftar insiden keracunan massal akibat program MBG di Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa ini juga memicu pertanyaan besar soal kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam program unggulan pemerintah tersebut.

Kasus keracunan massal MBG di Bandung Barat makin parah. Total korban di Cipongkor dan Cihampelas tembus 1.309 siswa, puluhan masih dirawat intensif.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:51 WIB

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Berita Terbaru