[ad_1]
Jakarta, 31 Januari 2025 – PEMIGKU KEPENTINGAN DARI BERBAGAI SEKTOR INDUSTRI PERKUMPUL DI FORUM DISKUSI “BEJAI BEBI DARI PERCANAANAN” Yang Diselenggarakan Oleh Koltiva, Yang BertuJuan Unkuka KPATUHAN UNTUK SEKTOR SIKTOR BERKELANIAN BERKELANIAN. Diskusi Yang Mengusung Tema “Darian Peranian Ke Pasar Global: Kepatuhan Regulasi untuk Industri Pertanian Yang Tangsang Dan Berkelanjutan” Ini Berfokus Pada Tekana Yangin (Khusi Lainnya, Serta Kebutuhan Mendesak UNTUK KOLABORASI GUNA MENCAPAI KEPATUHAN PENUH.
Seiring Delangatnya Permintaan Pasar Global Akan Transparansi Dan Pengadaan Yang Etis, Pemerintah Indonesia Dan Berbagai Pemangku Kepentingan Bekerja Sama Ke -tantangan, Danangan, DerkaSi, Derkanga, Oke. DISKUSI YANG Diprakarsai Dan Difasilitasi Oleh Koltiva ini menyoroti peluang penandaan dalam KERANGKA Regulasi Seperti Eudr, Petunjuk Keberlanjutan Korporat (CSRD) PERTANIAN SOCOUB PARANHIB PARAIF PAWAB Regulasi-Regulasi Tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengimentifikasi Celah Kepatuhan Dan Peran Pemangku Kepentingan
Forum ini Menghadirkan Pertukaran Ide Di Antara Para Pelaku Industri Utama, Termasuk Perwakilan Pemerintah, Pelaku Bisnis Pertanian, Dan Kemitraan Publik-Swasta, yang Berbagi Wawasan Tantangan Tantangan Terbar Luang Merapiang Hayka Lihang Hayka Luang Berbagi Tantangan Tantangan Terbar Luang MeraKeka Tejuanana adalah untuk lebih memahami Bagaimana Organisasi-Oranisasi Ini Bisa Berkolaborasi UNTUK MENTUSI TANTIMAN TANTEBUT DAN MEMPROMOSIAN KEBERORAN DALAMIAN PARKANIAN PARKAN LUBIL BUGAN BERBAGI KEBAGI KEPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DEPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DEPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT DAPAT
Diah Suradiredja, Sekretariat Pengembangan Dashboard Nasional – Koordinator Kementier Bidang Perekonomian Indonesia (CMEA)Menankan Perlunya Pendekatan Proaktif Terhadap Kepatuhan Regulasi. “Meski demikian Eudr Adalah Regulasi Yang Sangat Penting, Itu Bukan Satu-Satunya. Regulasi Baru, Seperti Csrd Dan Csddd, MEMA Bisa MEMIAHI KAODAI PERIPUSI kan upaya kepatuhan mereka gelan tepat, ” Tutur diaah.
Pemerintah Indonesia telah Menganjil Langkah Proaktif Untuce memfasilitasi Kepatuhan Terhadap Standar Keberlanjutan Internasional, Khususnya Eudr Yang Berfokus Pada Peryaratan Anti-Deforestasi Produk Produk Produk Produk Produk Produk Produkhuk. Dashboard nasional Pemerintah, Yang Berfungsi Sebagai Platform untuk Information Mengelola Pertanian, telah menjadi cara untuk meningkatkan ketertelusuran dan memantau kepatuhan. DENGAN DUKANGAN BERBAGAI PEMIMKU KEPENTINGAN, PEMERINTAH BEKERJA UNTUK BASIS BASIS DATA KOMPREFENSIF YANG MENCAKUP PRODUSEN PETANI KECIL, Data diri Standing Lahan, Dan Dokumentasi Felony. Hal ini sangat memping sebab eudr dan regulasi serupa menuntut ketertelusuran dan kepatuhahan yang rinci, Yang sulit dipenuhi ehan produsen petani keril di indonesia. Sejumlah besar di Antarananya Yang Sulit Mengakses Alat Virtual, Infrastruktur, Dan Pendanaan, Sodingga Sulit Untuc MEMENUHI Information Persyaratan Dan Ketertelusuran Yang Ketat Guna Membuktikan Produksi Bebas Deforestasi (RSM, 2024.
Selain Itu, Program Pengembangan Kapasitas Telah Diterapkan Untucedhantu Produsen Petani Kecil Memahami Dan Menuruti Persyaratan Regulasi. Upaya tuttikan legalitas lahan lahan buta dilakukan, anggota produsen gangan sumber daya yang diperlukan untuk stori standar memenuh dan keberlanjutan. Program-program ini Dirancang untuk meningkatkan Kesadaran, Anggota Pelatihan, Dan Memastikan Bahwa Petani Kecil Termasuk Dalam Inisiatif Koberlanjutan Yang Lebih Luas. PEMERINTAH BUGA BEKERJA SAMA DENGAN PELAKU INDUSTRI UNTUK MENYEDEIGAN SUMBER DAYA DAN PENDANANAAN UNTUK UPAYA-UPAYA INI.
Inisiatif quak mendorong keberlanjutan
Pisagro, Platform Sebuah Kolaboratif Yang Mengumumkan Praktik Pertanian Berkelanjutan Di Indonesia, Berperan Pusing Dalam Mengatasi Tantangan Keterkaitan Kepatuhan Regulasi Di Tingkat Petani. Organisasi Ini Bekerja Delangan Produsen, Koperasi, Dan Perausaan untuk Menerapkan Praktik Pertanian Berkelanjutan Yang MeMAM MEGENUHI LOKAL LOKAL DAN Internasional.
Salah Satu Tema Utama Yang Dibahas Adalah Pentingnya Inklusi Petani Dalam Upaya Keberlanjutan Dan Proses Kepatahan Regulasi. Petani Mewakili Bagian Signikan Dari Tenaga Kerja Pertanian Indonesia, Dan Inklusi Mereka Sangan Penting Untuce Hingga Tjuuan Keberlanjutan Dan Ketertelusuran Yang Lebih Luas.
Melalui Skema Kemitraanyaa, Pisagro Fokus Membantu Produsen Memenuh Persyaratan Kepatuhan. “Kolaborasi Menjadi Kunci Dalam Mendorong Kepatuhan Sebab Setiap Pemangku kepentingan memilisi peran yang memusingkan memberi dorongan untuk produsen petani agar -agar mereka tidak tert.” Tutur, “Tutur Insan Syafaat, Direktur Eksekutif Pisagro. Kolaborasi Sangan Penting untuk Mengatasi Hambatan Seperti Pendirian Sistem Ketertelusuran Dan Sertifikasi Yang Melibatkan Biaya Signefikan, Yang Bisa Yang Beban Bagn Bagi Produsen Kecil. Mendusur Mengurangi Hambatan Ekonomi Yang Bisa Mengecualikan Petani Kecil Dari Pasar, Sebab Para pemain Besar Yang Mampu Membiayai Investasi ini.
SEKTOR SWASTA Dan Organisasi Nirlaba Di Komoditas Yang Terdampak Eudr, Seperti Karet, Minyak Sawit, Dan Kakao, Telah Berupaya Unkustikan Bahwa Produsen Petani Kecil Terintegrasia Dalam Sisteman Ketertelusuran. Organisasi-Oranisasi ini Berfokus Pada Peningkatan Pengumpulan Information Dan Sistem Pemantauan, Yang Sangan Penting Untukur Memastikan Bahwa Produsen Atau Petani Bisa Rantai Pason Pasberan Pasbihutan.
Dukungan Komprehensif Koltiva Dalam Ketertelusuran Dan Pengembangan Sumber Daya
Koltiva telah berada di Garis Depan Dalam Menyediakan Solusi Teknologi UNTUK Memberi dorongan untuk Ketertelusuran Dan Pengembangan Sumber Daya Di Seluruh Rantai Pasok Pertanian. Platform Melalui Unggulanyaa, Koltitrace, Koltiva Menawarkan Teknologi Canggih Yang Memastikan Transparansi Information Dan Memuncinan Pemangku Kepentingan untuk Mengintai Produk Dari Benih Sampai Konsumen Konsumen. Platform ini dirancang unkembantu peraushaan memenuhi persyaratan uji tuntas Yang Ditetapkan Oleh Eudr Dan Regulasi Lainnya, Memastikan Bahwa Produk Mereka Bebas Dari Deforestasi.
Pendekatanya Melampaui Ketertelusuran; Koltiva Jaga Fokus Pada Peningkatan Kapasitas UNTUK memastikan Bahwa Produsen Teredukasi untuk Regulasi Tuntutan Masa Tuntutan. Melalui Dukungan Langsung Yang Menyediakan Program Pelatihan, Koltiva Memahusen Memahami Pentingnya Praktek Pertanian Yang Baik, Legalitas Lahan, Kepatuhan, Danka MangaKa, DankaKaKaKAKAN MERINKAKAN MERINKAUKAN MERINKAKUKKAKKA MERINKAKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKADKA MERINKADKA MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKAKAN MERINKADKADIKA
Tentang Pentingnya Teknologi Dalam Memberi dorongan untuk Upaya Kepatuhan, Ainu Rofiq, Co-Founder KoltivaMenyampaikan, “Peran Kami Adalah Memfasilitasi Rantai Pasok Pertanian Yang Transparan Dan Akuntabel. Saya Yakin Bahwa Teknologi Sedang Mengubah Kepatuhan Regulasi, MANAMA CARA: transparansi Membangun Kepercayaan Dengan Meningkatkan Kolaborasi. PEMERINTAH, LSM, Dan Bisnis TUKU SOLUSIAN SOLUSI YANG MEMASTIMAN KETERTELUSURAN PENUH DAN BERBUTU PEMIMKU KEPENTINGAN MEMENUHI REGULASI PERENGAUKAN PERENGATAN PERENGATAN JUGUKAN JUGIKAN JUGIKAN JUGIKAN JUGIKAN JUGIKAN JUGIKAN KOMUNIKAS LOKALAS. Ka Panjang. “
Seiring Delangan Berkembangnya Lanskap Regulasi, Pemangku Kepentingan Haja Tetap Waspadai Dan Proaktif Dalam Mempersiapkan Tantangan Masa Depan. Dalam Tutur Penutupan, Semua Pembicara Menankan Pentingnya Kolaborasi Yang Berkelanjutan Dan Pandangan Ke Depan UnktuK Mengantisipasi Regulasi Baru, Memastikan Bahwa Sektor Peranian Indonesia Tetap Kompetitife Kompetitifitas Berkela. Di luar pembicaraan Berfungsi Sebagai Platform untuk memfasilitasi diskusi tentang Perkembangan Dalam Industri Pertanian Dan untuk Mentic Menyoroti Topik-Topik Kritis INI.
[ad_2]
Sumber: vritimes








